Nobar film Senyap, bikin kampus UIN Sunan Kalijaga mencekam

Namun para mahasiswa tetap melanjutkan menonton film Senyap setelah pihak kepolisian dan rektorat meninggalkan ruangan.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Nobar film Senyap, bikin kampus UIN Sunan Kalijaga mencekam
Nonton film senyap di UIN Yogyakarta. ©2015 Merdeka.com

Menjelang pemutaran film Senyap, kampus UIN Yogyakarta jadi mencekam. Hal ini karena puluhan massa yang mengatasnamakan Umat Islam Yogyakarta sudah berada di kampus UIN untuk menghentikan pemutaran film tersebut.Pemutaran film tersebut rencananya diputar di gedung Student Center, Kampus timur pukul 09.00 WIb. Sementara massa Umat Islam Yogyakarta sudah bersiaga di kampus barat.Mulanya, menyebar broadcast melalui BBM dari Front Gerakan Mahasiswa se DIY (RHETOR, SMI, PPMI, Pembebasan, PMII, HMI DPO/MPO, GMNI, IMM, Kemped, FMN, PPR, KRP PRO, FPMR, Arena) yang menyebarkan undangan menonton film Senyap. Dalam tersebut juga dituliskan kalimat:

'Sebarkan. Mari lawan segala bentuk gerakan yg memberangus hak2 demokratis,'Selang beberapa lama kembali muncul broadcast BBM dari Umat Islam Yogyakarta, yang menyerukan pembubaran pemutaran film tersebut.Setelah proses negosiasi dengan Rektorat, massa yang mengatasnamakan Umat Islam Indonesia kemudian membubarkan diri.

Sementara itu Rektor UIN Sunan Kalijaga, Minhaji mengatakan dalam negosiasi tersebut menyepakati diskusi film Senyap boleh tetap dilanjutkan, tetapi film Senyap tidak boleh diputar."Tadi ada juru bicara mereka ustaz Umar sudah bertemu dengan saya, ada beberapa bagian dia sepakat dengan kita, tapi soal Film itu sudah dilarang pemerintah," katanya pada wartawan seusai massa Umat Islam Yogyakarta membubarkan diri.Minhaji pun meminta mahasiswa tidak menonton film Senyap di kampus. Namun para mahasiswa tetap melanjutkan menonton film Senyap setelah pihak kepolisian dan rektorat meninggalkan student center UIN.

Rekomendasi