Partai Kebangkitan Bangsa optimis terhadap sosok Dewan Perwakilan Rakyat, Arzetti Bilbina Huzaimi Setiawan dijagokan dalam Pemilihan Wali Kota Surabaya 2015 pad Desember mendatang. Bahkan mereka mengklaim pamor mantan peragawati itu mampu mengejar popularitas Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar mengatakan, sosok Arzetti bisa bersaing dengan calon lain setelah partainya menggelar jajak pendapat. Hasilnya menurut dia, popularitas Arzetti menanjak tajam bahkan hampir mengejar Risma.
Kakak kandung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar ini juga mengatakan, sebelum pihaknya menggelar survei melempar wacana mengajukan Arzetti sebagai bakal calon wali kota di Surabaya, popularitas Risma memang masih jauh lebih unggul. Bahkan menurut dia sulit dikalahkan. Tetapi kini, kata dia, perlahan pamor Arzetti sudah mulai mengejar Risma, yaitu 22 persen. Selisih 11 persen di bawah Risma.
"Dengan selisih 11 persen ini, dalam waktu dua bulan ke depan, Insya Allah, Risma bisa dikejar. Bahkan bisa jadi (Arzetti) mampu melampau elektabilitas Risma," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, Kamis (4/3).
Dari hasil ini, Gus Halim sesumbar Arzetti bakal menaklukkan Risma dalam Pilwali Surabaya pada Desember mendatang. "Sampai saat ini, nama Arzetti masih yang tertinggi. Dia yang akan kita timang-timang bisa mengalahkan Risma di Pilwali nanti," ujar Gus Halim.
Namun, Halim yang juga keponakan Abdurrahman Wahid atau kerap disapa Gus Dur menyatakan mesti berusaha lebih buat memenangkan Arzetti dalam pesta demokrasi itu. Syaratnya adalah semua elemen Nahdliyin (NU) dan PKB bisa bekerja keras meyakinkan publik Surabaya mereka memang butuh sosok pemimpin baru dan mampu membangun Kota Surabaya lebih baik.
"Apalagi dengan upaya Arzetti yang fokus menggarap komunitas di luar NU, maka kekuatan kita menjadi lengkap untuk bisa memenangi Pilwali nanti," ucap Halim.
Menjelang Pilwali Kota Surabaya dijadwalkan digelar serentak bersama daerah-daerah lain pada akhir tahun ini, beberapa namasudah bermunculan dalam bursa calon wali kota. Mereka bakal berhadapan dengan calon petahana, Tri Rismaharini.
Para penantang Risam adalah anggota DPR dari Partai Golkar, Adies Kadir. Lantas nama lainnya mantan Ketua DPRD Surabaya sekaligus kader Partai Demokrat, M Mahmud. Dua nama kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Wisnu Sakti Buana dan Indah Kurnia, juga disebut-sebut ikut meramaikan.
Kalangan jurnalis juga tak mau kalah meramaikan suasana. Tercatat ada tiga pewarta ambil bagian dalam pesta demokrasi itu. Mereka adalah Sukoto, pimpinan salah satu koran harian di Surabaya, Budi Sugiharto alias Uglu sebagai kepala biro media Internet lokal, dan Azrul Ananda, Direktur Jawa Pos. Ketua Harian KONI Jawa Timur, Dhimam Abror, juga tergiur bersaing memperebutkan jabatan Wali Kota Surabaya.