Keramaian warga yang berkumpul jelang eksekusi mati di Pulau Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah, nampaknya membawa berkah tersendiri bagi Joko, seorang penjual batu akik.Suara gesekan dari gerinda yang beradu dengan lempengan batu, terdengar jelas memekik di gendang telinga dari lapak batu akik yang dari lapak yang disewa Joko.Bersama seorang temannya, Joko yang sudah dua hari membuka lapak batu akik di sekitaran Dermaga Wijaya Pura, ternyata membuktikan demam batu akik bisa terjadi dalam beragam peristiwa penting.Diakuinya, penjualan batu akik selama dua hari cukup tinggi. "Sudah 100 batu terjual dua hari ini," kata Joko sembari mengusap batu bako khas Nusakambangan, Rabu (4/3).Harga satu lempeng batu yang dijual Joko dihargai Rp 50 ribu. Joko mengemukakan, pembelinya rata-rata berasal dari wilayah Cilacap dan sekitarnya. "Selain jual, saya juga terima jasa membelah dan menghaluskan batu. Setiap batu untuk pengerjaan sampai halus saya kenakan tarif Rp 25 ribu," jelasnya.Joko mengaku, sudah dua hari terakhir memilih menginap di lapak warung yang disewanya. "Kalau buka mulai pukul 08.00 WIB. Tetapi kalau tutup, ya kadang nggak tentu juga kadang sampai pagi," ujarnya.Lapak yang dibuka Joko ternyata menarik minat seorang anggota polsuspas yang baru pulang dari dinas di Pulau Nusakambangan. "Kebetulan lewat dan penasaran ingin lihat, ternyata bagus," kata Moko yang memilih batu bako untuk dijadikan hiasan cincin.Bagi Moko, batu bako memang menarik untuk dikenakan lantaran warnanya yang berbeda dari batu biasa. "Ini warnanya ungu dan berbeda dari batu kebanyakan," tuturnya.Tak hanya anggota polsuspas, seorang pewarta dari salah satu media nasional pun juga tertarik melihat batu akik khas nusakambangan. "Batunya cukup menarik dan unik. Saya sendiri punya beberapa batu di rumah," ujar Mardiyanto yang bekerja pada salah satu media televisi nasional.Dari pantauan merdeka.com, ada dua pedagang batu akik yang ikut meramaikan dermaga Wijaya Pura. Pun hingga mentari mulai beranjak dari peraduan, sisi lain keramaian dermaga wijaya pura ini masih terus menarik warga yang datang.
Batu akik pun ikut ramaikan suasana jelang eksekusi mati di Cilacap
Harga satu lempeng batu yang dijual Joko dihargai Rp 50 ribu.
Advertisement
Rekomendasi