Kera dan celeng yang biasa hidup di hutan mendatangi perkebunan dan sawah warta Warga Pulau Legundi, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Akibat peristiwa ini, banyak lahan porak-poranda, warga pun resah ketakutan."Hama kera dan celeng atau babi hutan masih menghantui masyarakat di sini, karena hewan liar tersebut mengganggu usaha pertanian dan perkebunan milik warga," ujar tokoh masyarakat di Pulau Legundi Ali Rahman kepada wartawan, Senin (2/3).Menurut dia, hama kera dan babi hutan ini merusak hasil perkebunan masyarakat, sehingga merugikan petani di daerah itu."Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi, sehingga masyarakat di pulau ini tidak terus mengalami kerugian," ujarnya lagi.Dia mengharapkan pula kunjungan Gubernur Lampung beberapa hari lalu dapat menjadikan keluhan masyarakat sebagai prioritas, sehingga bisa menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
Sawah kebun porak-poranda diserang kera dan celeng, warga ketakutan
Petani merugi akibat serangan binatang liar.
Rekomendasi