Pengaruh dari film dewasa alias film biru telah membawa efek buruk perkembangan jiwa anak-anak maupun remaja. Pengaruh teknologi yang tidak diawasi oleh orangtua juga menjadi pemantik anak-anak berperilaku menyimpang.Teknologi semestinya menjadi pendorong untuk meningkatkan kecerdasan dan kualitas anak, tetapi bila tanpa ada pengawasan ketat dari orangtua maka akan membawa malapetaka.Hal ini seperti kasus yang terjadi di Serambi Mekkah, gara-gara menonton film biru dari smartphone miliknya, seorang ABG berinisial RS (15) yang masih duduk di sekolah MTs di Banda Aceh mencabuli dua bocah tetangganya. Masing-masing korban sebut saja namanya Agam (11) dan Bunga (9).Informasi yang merdeka.com peroleh, pelaku RS sudah beberapa kali menyodomi Agam, demikian juga beberapa kali sudah melakukan pencabulan terhadap korban Bunga. Bahkan mirisnya, Bunga hingga mengalami pendarahan di alat vitalnya.Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Supriadi membenarkan kasus tersebut sedang pihaknya tangani yang melibatkan anak di bawah umur. "Sedang kita proses kasus tersebut, pelaku dan korban merupakan satu kampung," kata Kompol Supriadi, Minggu (1/3) di Banda Aceh.Katanya, kasus ini mencuat setelah dua hari orangtua korban melihat ada gelagat mencurigakan pada putrinya. Sehingga kasus ini dilaporkan ada pihak kepolisian. Saat ini petugas sudah meminta keterangan pada pelaku dan korban dengan didampingi orangtuanya masing-masing.Dari hasil penyelidikan sementara oleh pihak kepolisian, kasus ini terjadi karena pelaku tak tahan setelah menonton film biru tersebut melalui smartphone miliknya. Sehingga terjadilah perbuatan yang tak senonoh itu. "Siap nonton film itu di HP-nya, dia lampiaskan pada korban. Kasus ini tetap kita lanjutkan sesuai dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak," tutupnya.
Gara-gara film porno, siswa MTs sodomi dan cabuli tetangganya
Pelaku RS sudah beberapa kali menyodomi Agam, demikian juga beberapa kali sudah melakukan pencabulan kepada Bunga.
Advertisement
Rekomendasi