Jenazah pelaku begal di Pondok Aren, Tangsel, Hendriasyah (22) yang dibakar massa telah dimakamkan pihak keluarga. Setelah pulang ke rumah duka di RT 04/6 No. 36 Jalan Inpres 5, Larangan utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang jenazah langsung disalatkan dan dimakamkan di Pemakaman Asem tak jauh dari kediamannya.Keluarga tidak menyangka akan tindakan massa yang tega main hakim sendiri. Keluarga juga tidak mengetahui jika Ryan panggilan akrab Hendriansyah adalah begal motor. Sebab di rumah, Ryan dikenal berkelakuan baik dan pendiam."Kalau di rumah, saya juga enggak pernah ngobrol sama dia (pelaku). Dia jarang pulang, kalau pulang cuma mandi terus keluar lagi," ungkap Apit salah satu kerabat pelaku.Ibu Ryan, Sutinah, mengaku ikhlas melepas kepergian anaknya. Ibu Sutinah meminta maaf kepada Sri, wanita yang menjadi korban aksi pembegalan Ryan."Kami menerima apa yang terjadi, apapun tanggapan masyarakat itu hak mereka, kami serahkan pada Allah ini musibah untuk kami, saya atas nama orangtua Riyan meminta maaf kepada Sri," kata Sutinah kepada merdeka.com, Kamis (26/2) malam.Sutinah juga mengatakan, dirinya tak menuntut apa-apa atas peristiwa yang memilukan hatinya itu. Bagi Sutinah, kepergian Ryan untuk selama-lamanya merupakan garis takdir kendati dia merasa terpukul lantaran 2 tahun belakangan ini tak pernah bertemu Ryan."Saya tidak menuntut apa-apa, lalu kepada siapa saya menuntut? Dan saya tuntut buat apa? saya sudah ikhlas, mungkin ini jalannya, saya tidak pernah ketemu Ryan selama dua tahun," kata Sutinah sembari meneteskan air mata.
Ryan, begal motor yang dibakar massa dimakamkan keluarga
Ibu Sutinah meminta maaf kepada Sri, wanita yang menjadi korban aksi pembegalan Ryan.
Rekomendasi