Seratusan warga Bekasi menggeruduk kantor Pengadilan Negeri Bekasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi. Aksi mereka untuk memberi dukungan gugatan dari Komunitas Lintas Budaya Bekasi kepada PT Indosat Tbk terkait iklan viral yang dianggap melecehkan Bekasi."Pejuang dulu susah payah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kita merasa diusik dengan iklan Indosat yang membandingkan dengan Australia," kata anggota dari Paguyuban Pemangku Seni Budaya Bekasi, Brahim Sada, di PN Bekasi, Rabu (18/2).Menurut dia, iklan viral tersebut bukan lagi membahas soal Bekasi. Namun secara umum membandingkan Indonesia dengan Australia. Karena dalam iklan viral itu kalau ke Australia lebih gampang ketimbang ke Bekasi.Pantauan merdeka.com di PN Bekasi, seratusan warga Bekasi yang mayoritas dari budayawan mengenakan pakaian khas Bekasi layaknya pejuang masa penjajahan Indonesia.
Mereka menganalogikan kalau saat ini para budayawan tersebut tengah berjuang melawan 'penjajahan' dari Indosat Tbk. Mereka juga membawa bekal makanan tradisional seperti ubi rebus, pisang rebus, timus, dan lainnya.Seperti diketahui, awal Januari lalu iklan viral Indosat bertema "Liburan ke Aussie lebih gampang ketimbang ke Bekasi". Iklan itu dianggap melecehkan Bekasi, karena itu PT Indosat digugat ke PN Bekasi.