Ustaz Arifin Ilham tak bisa menyembunyikan kegeramannya setelah Kampung Majelis Az Zikra diserbu preman, Rabu (11/2) malam. Para preman awalnya meminta agar spanduk bertuliskan anti Syiah diturunkan.Namun permintaan preman itu tak dituruti. Mereka naik pitam dan kemudian memukuli pengurus Masjid Az Zikra, Faisal. Meski tempat zikirnya diacak-acak preman, Ustaz Arifin janji tak membalas. Bagaimana cerita lengkap peristiwa penyerangan preman di kampung zikir Ustaz Arifin, berikut rangkumannya, Jumat (13/2):
Advertisement
Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Az Zikra, Syaifudin Ahmad Suhada menceritakan kekejaman preman saat menyerbu tempat zikir Ustaz Arifin Ilham, Kampung Majelis Az Zikra pada Rabu (11/2) malam. Seorang penegak syariah Az Zikra, Faisal dipukuli hingga babak belur oleh kelompok anti Syiah."Mereka pertama kali datang menanyakan siapa yang memasang spanduk yang bertuliskan (anti Syiah)" kata Syaifudin kepada merdeka.com, Kamis (12/2).Tak puas dengan jawaban sekuriti Masjid Az Zikra, satu jam kemudian mereka datang membawa teman-temannya. Jumlahnya sekitar 40 orang. Dengan memasang muka garang, mereka memaksa untuk mencari orang yang memasang spanduk bertuliskan anti Syiah.Sekuriti langsung mengarahkan ke rumah RT dan RW. "Ketua RT kemudian mengantar ke rumah Pak Faisal di Jalan Tawadhu Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat," ujarnya.Puluhan orang itu kemudian mendesak agar Faisal segera menurunkan spanduk bertuliskan anti Syiah. Namun Faisal menolak. Sempat terjadi adu mulut hingga akhirnya terjadi kekerasan. "Pak Faisal dipukuli, ditendang lalu diseret. Bahkan dipukuli di depan anaknya yang masih SD kelas 4. Dan anaknya satu lagi duduk di bangku kuliah. Melihat itu anaknya langsung menangis," katanya.
Advertisement
Awalnya massa tersulut emosi setelah salah satu dari mereka ada yang pura-pura jatuh. Massa lain kemudian menghasut bahwa pelaku pemukulan dilakukan oleh Faisal. "Setelah itu Faisal dipukuli sampai babak belur," kata Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Az Zikra, Syaifudin Ahmad Suhada.Faisal kemudian dibawa oleh massa ke Polsek Babakan Madang dengan tuduhan melakukan penganiayaan. Hilangnya Faisal ini langsung menyulut emosi Majelis Zikir Az Zikra. Saat kejadian, warga Majelis Az Zikra banyak yang tidak mendengar karena terjadi pada tengah malam.Warga kemudian ramai-ramai mencari Faisal. Setelah dicari ternyata berada di Polsek Babakan Madang. "Sekarang kondisi diobati di rumah BMC Bogor. Setelah itu lagi di BAP di Polres. Dia sebagai korban," ujarnya.
Advertisement
Pengurus Masjid Az Zikra, Faisal diserang puluhan orang tidak dikenal di kediamannya Jalan Tawadhu Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (11/2) malam. Anaknya yang tahu sang ayah dipukuli langsung panik dan menelepon saudara-saudaranya untuk meminta pertolongan atas insiden ini.Kakak Ipar Faisal, Syarifah Helmia menjelaskan, sekitar Pukul 00.21 WIB tengah malam tadi anak Faisal yang bernama Desi (22) telepon. Sambil nangis, kata dia, Desi meminta agar dirinya ke tempat kejadian karena Faisal sedang diserbu orang yang diduga memiliki paham syiah."Pada saat itu beliau nelepon saya sambil nangis-nangis panik bilang pulang Umi pulang, Abi didatangi orang bawa motor suruh cabut spanduk syiah," kata Syarifah menirukan ucapan Desi, di Sentul, Bogor, Kamis (12/2)."Saya bilang sama dia tenang dulu, saya langsung berfikir, jangan-jangan ini orang syiah. Kamu tenang nanti umi ke sana," tegas dia menceritakan.Saat kejadian, istri Faisal, Neneh Husin Alatas memang tidak berada di lokasi pengeroyokan. Neneh sedang menginap di kediaman kakaknya Syarifah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Advertisement
Pada Rabu (11/2) malam pukul 23.00 WIB, Kampung Majelis Az Zikra diserbu preman. Mereka mengaku dari Syiah. Jumlahnya sekitar 40 orang.Orang dekat Ustaz Arifin Ilham, Kris menceritakan, rombongan Syiah dipimpin oleh seorang habib bernama Ibrahim asal Tangerang. Saat masuk, mereka mengacak-acak dan menganiaya dan menculik penegak syariah Az Zikra, Faisal."Jumlahnya 30 sampai 40 orang datang ke Kampung Az Zikra, 1 orang diculik, namanya Bang Faisal, petugas keamanan yayasan," ujar Kris kepada merdeka.com, Kamis (12/2).Mereka datang dengan membawa 30 motor. "Sepertinya sasarannya acak. Siapa yang mereka temui, langsung diambil. Tidak ada keterangan mencari siapa," ujarnya.Setelah terjadi penyerbuan, majelis Az Zikra langsung menelepon Polsek Cibinong. Kemudian 6 anggota polisi datang."Mereka langsung ditangkap, dibawa ke Polsek, terus dibawa ke Polres. Sekarang diinterogasi di Polres," jelasnya.