Perkembangan terbaru, 4 calon Kapolri paling berpeluang gantikan BG

Keempat calon telah diseleksi Kompolnas, dan akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Perkembangan terbaru, 4 calon Kapolri paling berpeluang gantikan BG
komjen budi gunawan. ©wikimedia.org

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menemui para jenderal bintang tiga di Mabes Polri. Kompolnas mewawancarai empat jenderal selama kurang lebih dua jam untuk direkomendasikan menjadi calon kapolri pengganti Komjen Budi Gunawan (BG), yang akan segera diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi)."Tadi kami mengadakan tatap muka dengan 4 orang yang akan menjadi pilihan kapolri baru. Jadi hal-hal yang kami dapatkan dalam wawancara per dua jam ini, kemudian akan kami sarankan sebagai bahan pertimbangan untuk Bapak Presiden," kata Komisioner Kompolnas, Adrianus Meliala, di Gedung Baharkam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).Adrianus menjelaskan keempat perwira tinggi tersebut adalah Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Irwasum Komjen Pol Dwi Priyatno, Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno, dan Kabareskrim Komjen Budi Waseso."Dari 10 perwira tinggi berbintang 3 yang layak sebagai calon kapolri adalah mereka. Dilihat dari beberapa situasi. Misalnya, Putut memiliki masa dinas aktif kurang lebih 2 tahun, maka dia kami masukkan dan Badrodin masa dinas kurang lebih 6-17 bulan. Namun posisinya sebagai wakapolri, maka akan dimasukkan," paparnya.Berikut ulasan lengkap empat calon Kapolri paling berpeluang gantikan Komjen Budi Gunawan:

Irwasum Komjen Polisi Dwi Priyatno, lahir pada 12 November 1959. Dia merupakan perwira tinggi angkatan 1982.Namanya sekarang sering kali disebut-sebut akan menggantikan Komjen Budi jika tak jadi dilantik. Sejumlah sumber menyebut, peluang Dwi sangat besar.Dwi sebelum menjabat sebagai Irwasum pernah menjabat posisi penting lain. Pada 2014 menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan 2013 menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.Usia Dwi juga pas jika dicalonkan Kapolri. Pria kelahiran Purbalingga Jawa Tengah ini usianya sekarang 55 tahun.

Komjen Polisi Putut Eko Bayuseno merupakan perwira tinggi Polri asal Tulungagung, Jawa Timur. Dia merupakan mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Putut masuk dalam bursa pencalonan Kapolri karena kariernya di kepolisian terbilang moncer. Apalagi Putut adalah angkatan 1984.Saat ini Putut menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri. Dia saat itu menggantikan Komjen Pol Drs. Badrodin Haiti.Putut selama ini berpengalaman dalam bidang lantas. Sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jabar dan Banten.

Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti lahir 24 Juli 1958. Badrodin kini merangkap tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolri setelah Jenderal Sutarman dilengserkan. Tugas Badrodin Haiti sekarang berat karena sedang terjadi gesekan antara Polri dengan KPK. Pemicunya adalah setelah Komjen Budi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.Jika bicara senioritas, Badrodin paling pas. Dia angkatan 1982 atau satu angkatan dengan Komjen Dwi Priyatno.Sejumlah posisi penting pernah dijabat. Sebelum menjabat sebagai Wakapolri, Badrodin pernah menjabat sebagai Kabaharkam, Kapolda Jawa Timur, Kapolda Sumatera Utara dan Kapolda Sulawesi Tengah.

Sejak kabar pencalonan Komjen Polisi Budi Gunawan dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo, Kompolnas mempersiapkan nama-nama penggantinya. Salah satu nama baru yang muncul yakni Irjen Polisi Budi Waseso.Budi merupakan angkatan angkatan 1985 di akademi kepolisian. Budi pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pengamanan Internal Polri (2010) dan Kapolda Gorontalo (2012).Budi langsung diangkat ketika Presiden memberi isyarat tak akan lantik Budi Gunawan. Pengangkatan Budi sebagai Kabareskrim sebagai syarat terpilih Jenderal polisi berbintang tiga. Nama Budi semakin kuat lantaran dekat dengan Budi Gunawan. Sejumlah pihak meyakini, Budi akan menjadi Kapolri yang dipilih Presiden.

Rekomendasi