Sebelum meninggal, Djudjuk Srimulat ingin berfoto dengan kain putih

"Saya pikir cuma bercanda. Saya bilang, nanti saja lah, malah akhirnya sampai sekarang belum terlaksana," kata Eko.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Sebelum meninggal, Djudjuk Srimulat ingin berfoto dengan kain putih
Djudjuk Srimulat. ©2015 Merdeka.com

Meninggalnya pentolan Srimulat, Djudjuk Djuwariah menyisakan sejumlah kenangan bagi putra putrinya. Eko Saputro putra pertama sang komedian menuturkan, tak ada tanda-tanda atau firasat apapun dari keluarga, sebelum ibunya meninggal."Ibu juga tidak berpesan apa-apa sebelum meninggal," ujar Eko, saat ditemui di rumah duka, Jalan Srigunting V No 2, Manahan, Solo, Jumat (6/2) malam.Namun Eko sempat ingat sekitar 2 bulan lalu Ibunya ingin berfoto dengan mengenakan pakaian putih. "Dua apa tiga bulan lalu Ibu sempat bilang sama saya dan adik-adik. Beliau ingin foto mengenakan pakaian putih," katanya.Namun keinginan tersebut belum terlaksana, hingga akhirnya ajal menjemput istri pendiri Srimulat itu. "Saya pikir cuma bercanda. Saya bilang, nanti saja lah, malah akhirnya sampai sekarang belum terlaksana," kenangnya.Sementara itu sejumlah seniman, pelawak maupun tetangga sekitar hingga Jumat malam terus berdatangan. Para pelawak dari Srimulat seperti Doyok, Tarzan dan Kadir dan Nunung juga tampak hadir di rumah duka.Sementara itu jenazah Djudjuk tiba di rumah duka sekitar 21.25 WIB setelah perjalanan sekitar satu setengah jam dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Oleh para petugas peti mati jenazah berwarna putih tersebut dibawa masuk ke dalam rumah duka.Jenazah wanita bernama lengkap Sara Djudjuk Djuwariyah akan dikebumikan pukul 13.00 di Pemakaman Astana Bonoloyo Solo. Sebelumnya akan diadakan ibadah penghiburan menurut agama Kristen.

Rekomendasi