Fahira Idris:DPD akan proses buku ngeseks saat pacaran sampai tuntas

Penulis, penerbit dan toko buku harus dibuat jera.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Fahira Idris:DPD akan proses buku ngeseks saat pacaran sampai tuntas
Saatnya Aku Belajar Pacaran. ©repro buku Saatnya Aku Belajar Pacaran

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) Fahira Idris mengatakan Komite 3 DPD RI akan memproses kasus beredarnya buku 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' sampai tuntas. Dia mendukung langkah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menempuh jalur hukum meski sang penulis, Toge Aprilianto sudah meminta maaf, proses hukum harus dilanjutkan."Walau #Penulis 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' sudah minta maaf, saya setuju dengan KPAI yang akan menempuh jalur hukum.. #ManaPemerintah," tulis Fahira melalui akun Twitter pribadinya, Kamis (5/2).Senator dari DKI Jakarta itu mendesak penerbit Brillian Internasional untuk meminta maaf secara terbuka atas beredarnya buku tersebut. Fahira beranggapan, penerbit asal Surabaya itu telah meloloskan buku yang menganggap wajar berhubungan seks saat berpacaran."Untuk Penerbit Brillian Internasional, Anda harus minta maaf secara terbuka ke publik. Anda juga punya andil meloloskan buku ini #ManaPemerintah," lanjutnya."Kita juga harus bisa BUAT JERA #Penulis #Penerbit #Tokobuku yang meloloskan buku2 seperti ini."Fahira menambahkan, meski sang penulis telah meminta maaf setelah bukunya beredar, hal tersebut dianggap belum cukup. Toge harus memastikan buku versi digital sudah tidak dapat diakses di internet."Untuk saudara #Toge Permintaan Maaf Tidak Cukup! Pastikan akses download Gratis sudah TERHAPUS & #Buku anda sudah tidak ada lagi di Toko/ Online."

Halaman
Rekomendasi