Selama dua hari ini, mulai Minggu sampai hari ini, Senin (2/2), Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur, kembali gagal mengidentifikasi jenazah korban AirAsia QZ8501.
Ada 12 jenazah yang masih sulit diidentifikasi di hari ke 37 pasca tragedi AirAsia pada 28 Desember 2014 lalu itu, sementara 64 jasad sudah berhasil dikenali."Sampai sekarang masih nihil. Kita belum berhasil mengidentifikasi 12 jenazah, yang merupakan sisa dari jenazah-jenazah sebelumnya. Jadi kami memohon maaf, karena belum berhasil," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono.Dikatakan Awi, ke 12 body part (jenazah) yang belum teridentifikasi sampai hari ini adalah B028, B044, B063, B065, B069, B070, B071, B072, B073, B074, B075, B076.Sampai saat ini, sampel DNA dari ke 12 body part tersebut, belum ada kecocokan antara data post mortem dan ante mortem yang diberikan oleh pihak keluarga kepada Tim DVI."Tim DVI masih menunggu hasil DNA yang ada dari Mabes Polri, yang belum dikirimkan sampai saat ini. Jadi mohon bersabar," katanya.Dengan tidak adanya body part korban AirAsia yang teridentifikasi hari ini, maka jumlah jenazah yang teridentifikasi masih tetap, yaitu 64 orang dan sudah diserahkan ke pihak keluarganya masing-masing.Sementara siang tadi, sekitar pukul 11.00 WIB, pihak RS Bhayangkara kembali menerima satu kiriman body part. Body part atau jenazah yang dikirim hari ini adalah bayi."Hari ini kita juga menerima satu body part sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Sementara jumlah yang teridentifikasi total ada 64 orang, 12 sisanya (tidak termasuk body part bayi yang dikirim hari ini) masih proses rekonsiliasi dan dengan tambahan bayi, sehingga jumlah total korban yang sudah dikirim ada 77 orang," tandasnya.