Kisah wanita cantik yang ditegur hakim gara-gara berbaju seksi

Di persidangan, hakim atau para pengunjung tak bisa seenaknya memakai pakaian, alas kaki ataupun aksesoris.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Kisah wanita cantik yang ditegur hakim gara-gara berbaju seksi
Rok mini . ©2012 Merdeka.com

Pengadilan adalah lembaga terhormat. Itu sebabnya ada aturan dan tata krama yang mesti dipatuhi bila berada di lingkungan itu.Bukan cuma buat mereka yang disidang ataupun pengujung, hakim pun harus mematuhi aturan itu. Tak bisa seenaknya memakai pakaian, alas kaki ataupun aksesoris seperti yang kita mau.Gara-gara berpakaian terlalu seksi, beberapa wanita cantik ditegur hakim. Tidak sedikit yang mengalaminya, mulai dari model cantik Novi Amalia sampai seorang dokter asal Bandung akibat memperlihatkan kakinya di depan majelis hakim.Pengamat Hukum Ahmad Surkati menilai, berpakaian seksi merupakan pelanggaran etika. Hal itu pun dapat berpengaruh pada proses persidangan terkait kasusnya."Dalam persidangan itu harus ada etika dalam berbusana, tidak boleh memperlihatkan aurat," ujar Surkati kepada merdeka.com saat mengomentari baju seksi yang dikenakan Novi Amalia, Selasa (4/6/2013).Berikut wanita cantik yang ditegur hakim gara-gara berbaju seksi seperti dirangkum merdeka.com, Sabtu (13/12) pagi:

Nikita Mirzani

Senin minggu lalu (1/12) Nikita Mirzani menghadiri sidang perceraiannya dengan Sajad Ukra. Karena memakai pakaian terlalu seksi, ibu dua anak ini ditegur oleh Komisi Yudisial (KY).Menurut mereka, pakaian Nikita tidak lah sopan. Hal itu terasa wajar lantaran selain mengenakan baju putih menerawang hingga memperlihatkan branya, ia juga memakai jins dengan aksen robek-robek.Menanggapi teguran tersebut, Nikita pun membeberkan alasannya. Menurutnya baju itu ia pakai karena baru saja terlibat satu pekerjaan."Itu enggak sengaja. Waktu itu baru pulang pemotretan poster film, langsung ke pengadilan. Kalau pulang dulu ntar nggak keburu takutnya," kata bintang film MAMA MINTA PULSA ini saat ditemui di Balai Kartini.Lebih lanjut, Nikita mengaku kapok. Ia tak mau lagi datang ke pengadilan dengan pakaian yang memamerkan lekuk tubuhnya."Kagak deh, sekali aja cukup," ujarnya seraya tertawa.Tak hanya Nikita, pihak pengadilan pun turut ditegur Komisi Yudisial karena tidak memprotes cara berpakaian artis sensasional tersebut. Pihak KY menyebut hakim yang tidak menegur wanita itu juga patut disalahkan.

Novi Amalia

Model cantik yang menabrak tujuh orang di wilayah Taman Sari, Novi Amalia (26) menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Novi yang datang ke PN sekitar pukul 11.30 WIB itu tampil dengan mengenakan pakaian seksi.Novi yang datang ke PN dengan dampingi kuasa hukum Rendy Anggara Putra, tampil mengenakan pakaian seksi dengan pakaian atas berdada rendah, berupa vest yang memperlihatkan belahan dada dan rok mini.Ketika ditanyakan, kenapa saat ke persidangan, wanita yang sekarang juga berprofesi sebagai DJ ini selalu mengenakan pakaian seksi, dengan ringan, Novi menjawab, pakaiannya cuma memiliki pakaian yang dikenakan. "Pakaiannya cuma ini," jawab Novi singkat sambil tertawa.Dalam persidangan sebelumnya yang digelar di ruang Sawarna, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Novie dengan pasal primer Pasal 312 dan pasal sekunder Pasal 310 ayat 2 UURI no 22 tahun 2009 Tentang Lalu Linas dan Angkutan Jalan.Dalam persidangan pertama, Novi juga tampil seksi dengan busana berwarna merah yang memperlihatkan belahan dada.Seperti diberitakan, Novi berurusan dengan hukum karena menabrak tujuh orang, termasuk dua anggota polisi di daerah Tamansari pada Kamis (11/10). Mobil Honda Jazz merah dengan nomor polisi B 1864 POP yang dikendarainya juga menabrak sebuah mikrolet M 12 jurusan Tanah Abang-Kota.

Dokter kecantikan

Seorang wanita cantik yang juga dokter kecantikan di Bandung, Jawa Barat, menjadi perhatian pengunjung juga hakim di Pengadilan Negeri Bandung. Sebabnya, dokter yang diketahui bernama Trifena itu memakai rok yang terlalu pendek.Kala itu, Trifena tengah menghadiri sidangnya sebagai terdakwa yang dijerat UU Kesehatan. Agenda persidangan mendengarkan keterangan para saksi."Iya itu di sidang kasus UU Kesehatan. Terdakwanya dokter kecantikan Trifena," kata Majelis Hakim, Nawawi Pamolamo, saat berbincang dengan wartawan, Jumat (12/12). Hakim Nawawi menjadi ketua majelis dalam persidangan kasus itu.Saat persidangan dimulai, dokter Trifena pun duduk di kursi terdakwa. Saat itulah, entah karena sempit atau memang pendek, rok dokter Trifena terangkat hingga memperlihatkan bagian pahanya."Dia pakai rok di atas lutut. Terus duduk di kursi otomatis ke angkat," jelasnya.Cara duduk dokter T rupanya membuat risih seorang hakim anggota wanita yang juga menangani perkara ini. Dokter T pun akhirnya ditegur."Nah hakim anggota (perempuan) risih. Akhirnya saya bilang 'Bu alangkah baiknya jika roknya di bawah lutut, pasti lebih cantik'," cerita Hakim Nawawi mengulang perkataannya saat menegur dokter Trifena.Mendapatkan teguran itu, dokter Trifena tersentak dan berjanji memakai pakaian yang lebih rapi di persidangan yang akan datang. "Dokter mengiyakan dan minggu depan akan menggunakan pakaian lebih sopan," tambahnya.Setelah teguran itu, sidang kembali berjalan seperti biasa. "Jadi tidak ada pengusiran, tidak ada skors. Cuma diingatkan. Kita jalan sidang biasa saja," pungkasnya.

Rekomendasi