Abdul Manaf (55), menjadi salah satu korban yang tenggelam dalam Kapal Pukat Oryong 501 berbendera Korea Selatan. Seperti diketahui, kapal tersebut tenggelam di Semenanjung Chutkotka, Rusia bagian timur beberapa waktu lalu.Imas Masturah, keponakan Manaf, mengatakan sudah lama om-nya itu tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga."Komunikasi terakhir 6 bulan yang lalu, om (Abdul Manaf) nanyain kabar kedua anaknya yang baru lulus SMA dan kelas 6 SD, karena kalau pulang ke rumah setahun sekali berlayar mencari ikan," cerita Imas saat ditemui di kediamannya di Jalan Swasembada XXI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (4/12).Di mata Imas, Manaf orang yang sangat baik dan humoris. Dia sudah puluhan tahun melaut."Om baik menyenangkan, orangnya juga lucu suka bercanda, dan udah 10 tahun jadi ABK Kapal," tandasnya.Dari informasi yang didapat merdeka.com, Abdul Manif bekerja di PT Mitra Samudra Cakti yang kantornya ada ITC Mega Grosir Cempaka Mas.
Manaf,WNI korban kapal tenggelam di Rusia lama tak hubungi warga
Dalam kapal nahas itu, ada 35 ABK yang merupakan WNI.
Rekomendasi