Temui istri korban,Nusron janji cari tahu nasib ABK kapal Oryong

Nusron meminta pihak keluarga melaporkan ke BNP2TKI jika pihak PT yang memberangkatkan tidak bertanggungjawab.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Temui istri korban,Nusron janji cari tahu nasib ABK kapal Oryong
Ilustrasi kapal tenggelam. ©shutterstock.com

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid menemui keluarga korban TKI yang menjadi anak buah kapal Oryong 501 di wilayah Jakarta Utara (Jakut). Saat berdialog dengan istri TKI asal Bangkalan Muhamad Hasan, Nur Hamilah, dan istri TKI asal Jakarta Utara Abdul Manaf, Nadhifah, Nusron berjanji akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait soal nasib para korban.Sementara, Nadhifah dan Nur Hamilah berharap pemerintah terus meng-update informasi agar pihak keluarga bisa mengetahui nasib Abdul Manaf dan Muhamad Hasan."Kita mengharapnya masih hidup, entah ketolong sama kapal lain, atau sama ikan, mudah-mudahan dapat barokah dari doa orang semuanya," kata Nadhifah kepada Nusron, di Jalan Swasembada Barat No 21, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/12) malam.Nusron meminta keduanya terus berdoa, sabar, dan tidak panik. Nusron juga meminta pihak keluarga melaporkan ke BNP2TKI jika sampai dari pihak PT yang memberangkatkan kedua ABK tersebut tidak bertanggungjawab."Kalau dari PT enggak mau tanggung jawab, lapor ke kami yah," ungkap Nusron.Ketua umum GP Ansor itu juga memberi santunan kepada keduanya. Sementara, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan TKI Jakarta Utara, Yull Evira Yulinda yang ikut hadir menyatakan, PJTKI yang memberangkatkan kedua ABK menjamin akan memberikan asuransi.

Halaman
Rekomendasi