SPBU milik wakil wali kota Solo terbakar, pelanggan panik

"Belum selesai ngisinya sudah pergi. Akhirnya selangnya yang masih nyantol tertarik dan menimbulkan api," ujar Hartoyo.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
SPBU milik wakil wali kota Solo terbakar, pelanggan panik
Kebakaran SPBU di Solo. ©2014 merdeka.com/arie sunaryo

Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di Jalan Bhayangkara, Solo, Rabu (3/12) sekitar pukul 08.30 WIB pagi terbakar. Api muncul dari sebuah dispenser pengisian premium yang terbakar saat mengisi BBM bersubsidi ke sebuah mobil Toyota Avansa warna hitam. Tak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun kejadian tersebut membuat para konsumen histris dan warga sekitar sempat panik."Tadi itu ada mobil Toyota Avansa warna hitam yang sedang ngisi bensin. Belum selesai ngisinya sudah pergi. Akhirnya selangnya yang masih nyantol tertarik dan menimbulkan api," ujar Hartoyo, salah satu petugas SPBU Bhayangkara.Hartoyo mengakui tidak bisa memastikan ciri-ciri pengemudi dan mobil tersebut. Saat kejadian dan timbul percikan api, hingga api membesar pengemudi mobil sudah kabur."Dia tadi langsung pergi, karena sudah bayar. Kami nggak sempat melihat wajah pengemudi dan nomor kendaraan," katanya.Pantauan merdeka.com, saat api membesar, sejumlah petugas SPBU langsung berusaha memadamkan api dengan 5 alat pemadam api ringan (APAR). Dispenser yang terbakar hebat tersebut bisa dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Selama 15 menit kemudian 3 mobil pemadam kebakaran yang datang bisa memadamkan api. Sehingga kebakaran yang lebih besar bisa terhindarkan.Ditemui di tempat kejadian, Kapolsekta Laweyan Kompol Edi Wibowo mengatakan peristiwa tersebut merupakan keteledoran dari petugas SPBU dan konsumen. Ia mengatakan, seharusnya mereka lebih berhati-hati karena sangat beresiko."Kami akan memintai keterangan saksi dari operator SPBU. Karena dia panik, jadi tidak bisa mengidentifikasi konsumen yang membeli bensin saat itu. Tapi dari keterangan operator SPBU, konsumen menggunakan Avansa warna hitam, dan arahnya ke selatan. Kami akan menyelidiki, apakah ada unsur pidana atau tidak," ucapnya.Usai kebakaran tersebut, Polresta Solo segera memasang garis polisi di pagar pintu masuk dan keluar SPBU.

Rekomendasi