Kepolisian menangkap lima orang terkait geng motor sering meneror warga dengan busur dan senjata tajam. Dari lima orang ditangkap, satu merupakan residivis serta pentolan geng motor Warser berinisial AK (19).
Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Sangkala mengatakan, lima orang ditangkap terkait kasus geng motor dilakukan saat mereka sedang live TikTok. Mereka ditangkap di Jalan Dg Hayo, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
"Dari lima orang ditangkap, satu orang yang merupakan residivis dan juga sebagai pimpinan kelompok geng motor ini," kata Sangkala kepada wartawan, Kamis (24/9).
Berdasarkan data, AK memiliki catatan kriminal kasus sama sebelumnya dan baru bebas menjalani hukuman. Kendati demikian, Sangkala mengatakan, kepolisian masih mendalami peran lima anggota geng motor ditangkap.
"Kami masih mendalami dulu peran masing-masing. Tapi salah satu di antara pelaku, perannya jelas, yang merupakan pimpinan kelompok motor," tutur mantan Kanit Reskrim Polsek Panakukkang ini.
Selain itu, kepolisian juga masih menyelidiki lokasi kejadian menjadi sasaran kelompok ini. Sangkala menyebut setidaknya ada tiga lokasi di Kota Makassar pernah menjadi sasaran penyerangan dari kelompok geng motor ini.
"Ada tiga lokasi yang sementara kita masih lakukan penyelidikan," kata Sangkala.
Advertisement
Sangkala mengungkapkan geng motor ini pernah melakukan menculik dan melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Saat beraksi, kelompok ini menggunakan busur dan juga parang.
“Dia melakukan penganiayaan dengan cara menculik seseorang, kemudian menusuk korban dengan menggunakan senjata busur panah yang menancap ke bagian punggung. Kemudian ada di antara mereka yang melukai korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang,” kata dia.
Saat dilakukan penggerebekan, kepolisian menyita sejumlah barang bukti seperti busur dan juga motor milik para pelaku. Polisi juga masih memburu kelompok geng motor lainnya sering meneror warga Kota Makassar.
"Kemudian kepada pihak-pihak yang terkait, yang terlibat, tetap kami kejar,” pungkasnya.