Nasib sial dialami mbah Parmi (75) warga Kampung Minapadi RT 05 RW 09 Nusukan, Banjarsari, Solo. Minggu (2/10) siang rumah miliknya ludes dilalap si jago merah. Ironisnya saat kebakaran, dia sedang keluar rumah sebentar untuk berbelanja.Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, awal mula terjadinya kebakaran saat mbah Parmi sedang memasak air. Seperti biasanya dia selalu menggunakan kayu bakar untuk menanak nasi ataupun memasak kebutuhan makan dan minum lainnya. Usai menyalakan api di tungku, dia pun bergegas meninggalkan dapur yang penuh tumpukan kayu untuk sekerdar berbelanja kebutuhan dapur.Meski meninggalkan rumahnya, namun mbah Parmi tak butuh waktu lama. Ia pun segera kembali ke rumah, untuk melanjutkan aktivitas memasaknya. Betapa kagetnya dia, sesampai di rumah api sudah membakar bagian dapur. Tak butuh waktu lama api tungku juga membakar tumpukan kayu kering serta merembet sampai ke atap rumah.Kebakaran tersebut juga mengagetkan warga sekitar. Pasalnya, rumah mbah Parmi berdekatan dengan rumah penduduk lainnya. Warga yang panik segera beramai-ramai memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api yang semakin besar terus merembet membakar rumah seisinya.Saimo tetangga mbah Parmi membenarkan, jika api yang membakar tersebut berasal dari bagian dapur atau belakang rumah. Kemudian merembet ke atap dan hingga ke bagian lain."Saya tadi melihat api pertama dari belakang rumah dan merembet ke bagian tengah, hingga bagian depan rumah mbah Parmi. Warga sudah membantu memadamkan, tapi apinya besar," ujarnya.Bersama warga yang kebetulan sedang bekrja bakti, sejumlah mobil Pemadam Kebakaran Solo yang datang bisa memadamkan api. Kebakaran yang lebih besar tidak dialami oleh rumah yang ada di sekitar rumah Parmi.Sementara itu Sartono (44) mengaku bahwa ibunya memang tinggal sendirian di rumah itu. Ia membenarkan jika ibunya sudah terbiasa menggunakan kayu bakar untuk memasak ketimbang menggunakan bahan-bakar gas."Ibu saya memang tidak pernah menggunakan gas. Ia terbiasa pakai kayu bakar untuk memasak," ucapnya.Meski seisi rumah terbakar, namun kondisi Parmi terlihat sehat. Ia hanya mengalami shock melihat kejadian yang tak disangka-sangkanya itu.
Ditinggal belanja sayuran, rumah mbah Parmi ludes terbakar
Warga yang panik segera beramai-ramai memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Advertisement
Rekomendasi