Diduga akibat korsleting listrik, rumah kontrakan di Kelurahan Banyuanyar RT01/RW08 Banjarsari, Solo, Jumat (31/10) ludes terbakar. Rumah kontrakan milik Sarmi Budi Utomo (54) salah satu pegawai DKP Solo tersebut ditempati oleh sejumlah pedagang dan pegawai negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi menyebutkan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari atap rumah tersebut."Saya tadi lihat ada asap di atas atap, terus api juga menjalar cepat," ujar Rina warga Kadipiro, yang bekerja tak jauh dari lokasi kejadian.Rina menambahkan, selain rumah tumpukan kayu yang berada di sekitar rumah tersebut juga ikut terbakar. Partini salah satu penghuni kontrakan mengatakan, api yang membakar bagian atap rumah merembet ke tumpukan kayu. Karena kondisi kayu yang kering menyebabkan api semakin membesar."Saya minta tolong warga untuk ikut memadamkan api dengan peralatan seadanya. Puluhan ember air yang diambil dari sumur tak bisa memadamkan," katanya.Yatmi penghuni rumah lainnya mengaku saat itu ia sedang memasak di belakang. Tiba-tiba dia melihat api yang sudah membesar. Tanpa berpikir panjang iapun segera menyelamatkan diri, sambil berteriak meminta tolong warga. "Untungnya mobil pemadam segera datang mas," ucapnya.Kapolsek Banjasari Solo Kompol I Ketut Rama mengatakan, untuk sementara pihaknya menduga kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. Karena rumah di rumah itu banyak kabel-kabel yang melintang tidak beraturan."Mungkin penggunaan daya listrik yang besar. Tapi tIdak didukung instalasi listrik yang baik. Disitu kan juga banyak kabel-kabel dan tumpukan kayu," tandasnya.
Korsleting, rumah kontrakan di Solo ludes dilalap si jago merah
Rina menambahkan, selain rumah tumpukan kayu yang berada di sekitar rumah tersebut juga ikut terbakar.
Advertisement
Rekomendasi