Kisah Shwedagon Pagoda & perjuangan Suu Kyi lawan junta militer

Di tempat ini, 26 tahun lalu, aktivis pro demokrasi Aung San Suu Kyi memimpin rapat akbar menentang junta militer.

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Kisah Shwedagon Pagoda & perjuangan Suu Kyi lawan junta militer
Pagoda Shwedagon di Myanmar. ©2014 merdeka.com/didi syafirdi

Shwedagon Pagoda menjadi saksi perjuangan rakyat Myanmar. Mereka berkumpul menyuarakan perlawanan terhadap penjajah dan junta militer.

Di tempat itu, 26 tahun lalu, aktivis pro demokrasi Aung San Suu Kyi memimpin rapat akbar dihadiri ratusan orang. Pada 1988, rezim militer berkuasa terus membungkam siapa saja yang menyuarakan demokrasi.Langkah Suu Kyi meniru jejak sang ayah, Jenderal Aung San, 42 tahun sebelumnya. Saat itu Aung San berdiri di barisan depan menuntut kemerdekaan dari Inggris.

"Dulu ketika zaman penjajahan, Aung San pernah menggelar rapat di sana (Shwedagon)," ujar Ma'rif, warga Myanmar kepada wartawan merdeka.com, Didi Syafirdi di Myanmar.Sebenarnya, jauh sebelum Suu Kyi dan ayahnya, ada pelajar Universitas Myanmar (dulu Burma) merencanakan aksi mogok memprotes aturan dunia pendidikan pada 1920. 13 Tahun kemudian giliran pekerja ladang minyak datang. Sebagai bentuk protes, mereka ingin mendirikan tenda di Shwedagon.Kehidupan rakyat Myanmar, setelah merdeka 1948, jauh dari makmur. Selama berpuluh tahun, militer berkuasa dengan tangan besi. Puncak perlawanan kembali pecah pada 2007. Demonstrasi besar-besaran dalam 20 tahun terakhir dipicu oleh junta menaikan harga bahan bakar. Kebijakan ini jelas mencekik leher rakyat.Para biksu dengan memeluk patung Buddha kecil, dan mangkuk amal bergerak dari Shwedagon menuju pusat kota Yangon. Ratusan ribu warga bergabung melakukan pawai anti-junta militer."Para biksu ikut aksi, berkumpul dari Shwedagon lalu ke jalan bersama massa lain," kenang pria kelahiran 1979 itu. Terlepas dari pergolakan politik, Shwedagon menyimpan keindahan. Kemilau emas dan berlian terpancar pada siang hingga malam hari di tempat suci yang berdiri sejak 2.600 tahun lalu itu.

Rekomendasi