Ratusan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 7 asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tiba di debarkasi haji Adi Soemarmo Solo, Senin (13/10) pagi. Namun beberapa diantaranya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi, Solo untuk mendapatkan perawatan khusus. Mereka menderita penyakit bawaan kencing manis, gejala stroke dan gagal ginjal."Sebagian di antara mereka hanya mendapatkan perawatan sementara di poliklinik. Dua jemaah Ribut dan Jauhari terpaksa kita larikan ke RSUD Dr Moewardi untuk mendapatkan perawatan khusus, karena terkena gejala stroke dan gagal ginjal," ujar Kabag Humas Debarkasi Adi Soemarmo, Solo, Badrus Salam, kepada wartawan, Senin (13/10).Pantauan merdeka.com, setiba di Tanah Air jemaah haji debarkasi Solo langsung melakukan pemeriksaan kesehatan. Diantaranya dengan thermo scanning atau alat pendeteksi suhu tubuh. Peralatan sekaligus sebagai pendeteksi virus Ebola dan MERS.Sementara di tempat terpisah para petugas kesehatan langsung memeriksa para jemaah haji yang sakit. Dari hasil pemeriksaan mayoritas jemaah haji yang harus dirawat mengalami sakit bawaan. Penyakit bawaan tersebut didominasi gangguan kencing manis.Menurut Badrus, para jemaah yang dilarikan ke rumah sakit tersebut akan mendapatkan perawatan hingga sembuh. Mereka akan didampingi oleh petugas daerah dan keluarganya, namun belum bisa dipastikan kapan bisa di pulangkan ke daerah masing masing.
Tiba di tanah air, sejumlah jemaah haji dilarikan ke rumah sakit
Dari hasil pemeriksaan mayoritas jemaah haji yang harus dirawat mengalami sakit bawaan.
Rekomendasi