Ibunda Mayang Prasetyo, Nining Sukarni membuka jati diri siapa sesungguhnya anak sulungnya itu. Menurut Nining, mayang terlahir dengan nama Febri Andriansyah.Di mata sang Ibu, Febri kecil memang sudah memiliki kelainan. Semasa kecilnya, Febri dititipkan kepada neneknya, Rumani. Saat itu Nining yang seorang janda merantau ke Palembang guna memenuhi kebutuhan keluarga."Febri sejak kecil dibesarkan oleh neneknya yang bernama Rumani. Saya ke Palembang, merantau untuk biaya sekolahnya," kata Nining di rumahnya Jalan Panglima Polem Sukamenanti Kedaton Kota Bandar Lampung, Rabu (8/10).Menurutnya sejak kecil Mayang memang berkelakuan layaknya perempuan. Keluarga pun tidak merasa aneh saat itu. Lalu bagaimana masa kecil Febri yang kini lebih dikenal dengan sebutan Mayang Prasetyo itu? Berikut kisahnya:
Advertisement
Mayang Prasetyo terlahir sebagai seorang laki-laki tulen. Mayang aslinya bernama Febri Andriansyah yang kemudian menjadi transgender dan mengubah namanya menjadi Mayang Prasetyo.Ibunda Mayang, Nining Sukarni mengaku bahwa anak sulungnya itu sejak kecil memang punya kelainan. Namun rasa sayang Ibu membuat Nining tidak mempermasalahkan hal itu."Sejak kecil kelakuannya ya seperti itu kemayu. Kami biasa saja, ini kan anak sendiri," ujar Nining.
Advertisement
Hal senada disampaikan oleh tetangga Mayang, Nani yang tinggal di dekat SMA Bina Mulya tempat Mayang bersekolah dulu. Saat sekolah SMA itu, Mayang sempat menyukai teman sekolahnya yang laki-laki."Dia masih SMA sempat rebutan cowok, jadi tahu kalau memang memiliki kelainan. Laki-laki yang suka laki-laki, mulai menel dan lenjeh gitu," ungkap dia.Lanjut Nani, keluarga korban memang pindah-pindah tinggalnya di Kota Bandar Lampung. Awalnya tinggal di rumah No 198 Kelurahan Sukamenanti kemudian pindah ke Jalan Panglima Polim Gang Star RT 01,RW 01 Lk II No 24 Kelurahan Sukamenanti Kedaton Kota Bandar Lampung."Rumahnya pindah-pindah. Di sini baru dua sampai tiga bulan," pungkas dia.
Advertisement
Ibu Mayang, Nining Sukarni menilai menantunya Marcus Valke adalah sosok yang baik tak seperti yang diberitakan media massa. Namun diakui keduanya merupakan pasangan yang posesif."Marcus orangnya baik dan pendiam sedangkan Febri orangnya ramah dan periang, sayang sama neneknya. Keduanya sama cemburuannya, terlihat kalau Febri nggoda-nggodain," kata Nining di kediamannya Jalan Panglima Polem Sukamenanti Kedaton Kota Bandar Lampung, Rabu (8/10).Keluarga juga membantah jika Mayang melakukan operasi kelamin. Mayang diketahui tahun 2009 melakukan operasi payudara dan wajah di Thailand."Saya tidak tahu (operasi kelamin). Saya tahu kalau operasi muka dan payudara saat itu di Thailand tahun 2009," pungkas dia.
Advertisement
Mayang Prasetyo dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Dirinya tak segan-segan membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan adik-adiknya. "Kalau kirim kadang rutin kadang terlambat tiap bulannya. Jumlahnya tergantung kebutuhan," kata Nining Sukarni di kediamannya Jalan Panglima Polem Sukamenti Kedaton Kota Bandar Lampung, Rabu (8/10).Nining mengungkapkan almarhum pernah berkeinginan menyekolahkan adik perempuannya hingga ke jenjang perguruan tinggi. Dia berharap salah satu adiknya bisa menjadi seorang dokter."Dia ingin adiknya Gebby Gendriawan Putri yang lulusan SMK Farmasi kuliah dan jadi dokter. Itu karena dia anaknya pinter sering dapat beasiswa, kalau sekarang kerja karyawan Apotek K-24," terang dia.