Kementerian Pertahanan dan TNI berusaha mencapai minimum essential force (MEF) dalam tiga tahap rencana strategis. Tahap pertama 2010-2014, TNI berhasil mencukupi 40 persen dari kebutuhan minimum.TNI membeli aneka persenjataan yang tergolong canggih. Misalnya pesawat Sukhoi, T-50i, Super Tucano. Di matra darat ada penambahan Tank Leopard dan sejumlah meriam baru. TNI AL pun kebagian jatah kapal perang baru. Hal ini membuat kekuatan TNI mulai di perhitungkan di kawasan Asia Tenggara."MEF kan tiga renstra. Renstra pertama 2010-2014. Kedua 2015-2019, ketiga 2020-2024. Tiap renstra diharapkan 1/3 tapi Alhamdulillah renstra pertama itu sampai 40 persen," kata Menhan Purnomo Yusgiantoro, Kamis (25/9).Purnomo berharap kabinet Jokowi melanjutkan kekuatan TNI. Tak cuma rencana pembelian sejumlah senjata baru, Jokowi pun diminta memelihara alutsista yang kemarin sudah dibeli."Ini hanya harapan kami yang sudah selesaikan rensra pertama, agar dilanjutkan pembangunan kekuatan diwujudkan dalam keuangannya nanti dalam penganggaran. Sebab lebih banyak alutsista baru kita yang akan datang. Lalu jangan lupa disiapkan anggaran perawatan alutsista baru itu," kata Purnomo. "Jadi dengan hitung-hitungan sekarang 2015 itu politik anggaran kita sudah bagus. Semoga selanjutnya juga bagus. Memang pembangunan kekuatan tak bisa setengah-setengah karena ancaman bisa datang setiap saat. Ancaman cyber, teror dan lain-lain," tutupnya.
Menhan minta Jokowi lanjutkan rencana strategis alutsista TNI
TNI berhasil mencukupi 40 persen dari kebutuhan minimum. Ini membuat kekuatannya diperhitungkan di Asia Tenggara.
Advertisement
Rekomendasi