5 Pengakuan lucu SPG cantik jualan sapi

SPG ini menerangkan spesifikasi sapi layaknya menjabarkan spesifikasi mobil.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
5 Pengakuan lucu SPG cantik jualan sapi
SPG Hewan Kurban. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Sales Promotion Girl (SPG) identik wanita cantik dengan otomotif atau produk rokok. Namun di Depok, Jawa Barat, ada SPG cantik yang menawarkan sapi potong.SPG ini menerangkan spesifikasi sapi layaknya menjabarkan spesifikasi mobil. Caranya, SPG yang tak kalah cantiknya dengan SPG IIMS ini diberi pegangan smartphone tablet untuk memudahkan pelanggan mengetahui jenis dan harga sapi."Ini tablet buat memudahkan pelanggan yang mau tanya. Kan di kuping sapi ada nomor, kita tinggal masukkan saja kode tersebut. Lalu muncul harga dan jenisnya. Kalau lagi santai juga bisa buat browsing." kata Mayang sambil tersenyum kepada merdeka.com, Selasa (23/9).Agar tidak monoton, para 'SPG Sapi' ini juga berpenampilan menarik. Bahkan tiap tahun gaya mereka berbeda-beda."Tahun lalu gayanya koboi, sekarang temanya Arab," jelas perempuan asal Depok tersebut.Perempuan berhidung mancung itu menambahkan, selama ini dirinya bersyukur tidak ada pembeli iseng padanya. "Nggak ada yang bandel. Ya paling digoda saja," ujarnya.Senada dengan Mayang, Nenia juga merasa senang bekerja di mall kurban Haji Doni ini. Meski waktu kerjanya lebih lama, ternyata pendapatan yang diterimanya jauh lebih besar."Kan kalau kerja staf biasa, ya waktu kerjanya biasa dari jam 09.00 WIB sampai jam 17.00 WIB. Tapi ini bisa 12 jam. Ya lumayan dapat (uang) insentif," terang Nenia.Berikut pengakuan lucu SPG sapi yang dirangkum merdeka.com, Rabu (24/9):

Selfie bareng sapi

Salah seorang 'SPG sapi', Nenia mengaku senang bekerja di tempat Haji Doni itu. Perempuan manis asal Depok ini ternyata sudah dua tahun membantu bosnya menjual sapi tiap jelang Lebaran Haji.Di area bau dan penuh kotoran sapi itu, perempuan berusia 20 tahun ini juga kerap merasakan jenuh. Berbagai cara pun dilakukan agar menghilangkan kebosanan bersama ketiga rekannya, yaitu Mayang (20), Oshie (20) dan Junita (19).Salah satunya dengan melakukan selfie. Anehnya, foto ini tidak dilakukan bersama ketiga rekan seprofesinya seperti selfie pada umumnya. Dia malah memilih sapi sebagai teman fotonya ini."Ini waktu itu aku lagi bosen. Ya iseng-iseng saja selfie bareng sapi," kata Nenia sambil tertawa kepada merdeka.com, Selasa (23/9).Rasa senang terlihat jelas pada foto selfienya. Sambil tersenyum dia tak malu meski 'berduet' dengan sapi."Ya seneng dong. Kapan lagi selfie sama sapi. Hehehe," ujarnya cekikikan.Perempuan berparas cantik ini mengaku sudah membagi foto selfie dengan sapi ke media sosial miliknya.

Admin properti turun jadi SPG sapi

Pekerjaan apapun asal halal akan nikmat rasanya bila kita tetap bersyukur. Ya, begitulah pesan orang-orang pendahulu. Namun apa jadinya bila kerjaan menjual ratusan sapi dengan bau kotorannya menyengat dilakukan perempuan cantik.Cobalah mampir ke Depok, Jawa Barat. Jelang Lebaran Haji tanggal 5 Oktobernanti, pengusaha Haji Doni mempunyai cara unik menjual hewan kurban khususnya sapi kepada pelanggannya. Dia memakai sales promotion girl (SPG) cantik guna memikat pembeli.Berbagai pengalaman pun dirasakan empat perempuan cantik 'SPG Sapi' ini selama menawarkan dagangannya. Seperti dialami Oshie (20). Perempuan lulusan perhotelan ini mengaku sudah setahun terakhir menjadi Admin di usaha properti Haji Doni.Selain Oshie, ada juga Mayang. Biasanya dia bekerja sebagai admin di RPH milik bosnya di Tapos, Depok. Namun, jelang lebaran haji tanggal 5 Oktober 2014 nanti, dia berpindah kerja sebagai 'SPG sapi'."Aku biasanya admin di RPH Haji Doni. Kerja di sini dari tanggal 15 September kemarin," kata Mayang kepada merdeka.com, Selasa (23/9).

Teriak dijilat sapi

Oshie mengaku baru pertama kali ikut menjadi 'SPG Sapi'. Meski belum ada kejadian buruk menimpanya, namun dia punya pengalaman menggelikan dengan sapi tersebut."Waktu itu pas launching aku dijilat sapi. Kaget sih. Pas itu banyak wartawan lagi. Pas dijilat sapi aku kaget, terus teriak gitu," kata Oshie kepada merdeka.com, Selasa (23/9).

Diseruduk sapi

Oshie menambahkan, kawan seprofesinya, Junita (19), juga mempunyai pengalaman unik. Menurutnya, temannya itu diseruduk sapi."Tapi bukan diseruduk sampai keras begitu. Jadi, waktu itu dia (Junita) kayanya menghalangi sapinya yang mau makan. Mungkin maksudnya (sapi) suruh geser," ujarnya sambil tertawa.

Keramas tiap hari

Sementara itu, 'SPG sapi' lainnya, Nenia mengaku harus rela keramas tiap hari agar untuk menghilangkan bau sapi dirambut panjangnya. Namun, baginya tak masalah sebab ini merupakan bagian risiko pekerjaannya saat ini."Setiap hari harus keramas ya. Kalau nggak, nanti disebut cantik-cantik bau sapi," terang Nenia.

Rekomendasi