8 Pemuda berpakaian bebas mengaku alumni tongkrongi SMAN 70

Mereka menyalahkan pihak sekolah terkait pemecatan 13 siswa.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
8 Pemuda berpakaian bebas mengaku alumni tongkrongi SMAN 70
Orang tua siswa geruduk SMA 70. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Delapan remaja berpakaian bebas tampak nongkrong di depan SMAN 70, Jakarta. Sambil sarapan pagi, mereka berbincang dengan sesama rekan.Dari keterangan satpam sekolah dan tukang dagang di sekeliling SMAN 70, delapan dari tiga belas anak tersebut yang dikeluarkan oleh sekolah favorit tersebut, karena diduga mengeroyok anak pejabat.Ketika sejumlah media menghampiri mereka, mereka langsung mengaku sebagai alumni SMAN 70.Anehnya saat ditanya angkatan sekolah, jawaban mereka berlainan. Selain itu, mereka tampak akrab dan berpelukan dengan teman-temannya anak kelas XII yang berada di dalam sekolah.Kepada media, mereka memberikan pandangan terhadap kebijakan sekolah mengeluarkan mereka."Kalau memang salah ya ditindak, kalau sekolahnya memang belum dikelola belum baik harus dilihat lagi," jelas salah satu dari mereka yang tidak ingin menyebutkan namanya, Kamis (18/9).Kemudian yang lainnya menimpali, "Yang harus dipertanyakan pihak sekolah, murid yang bertangung jawab, murid yang seharusnya tidak bertanggung jawab," pungkas rekan lainnya.Mereka pun mengaku anak yang dipukuli tersebut bukan anak pejabat, seperti yang diberitakan media."Bukan anak pejabat, Dari dulu solidnya 70 kan terkenal. Mereka (anak-anak 70) enggak terima. Enggak seharusnya mereka (pelaku) menerima itu (pemecatan)," tegas dia.Setelah kamera TV menyorot anak-anak tersebut, delapan orang ini kemudian masuk ke dalam mobil Honda Jazz berwarna Silver.

Rekomendasi