Warga Turkistan ditangkap, Polri perketat WNA masuk ke Poso

Polri juga terus mengantisipasi paham ISIS yang dibawa masuk oleh jaringan teroris Santoso di Poso.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Warga Turkistan ditangkap, Polri perketat WNA masuk ke Poso
teroris. ©2012 Merdeka.com

Kapolres Poso AKBP Susnandi mengaku bukan hal baru jika banyak WNA yang masuk ke Poso, Sulawesi Tengah. Menurutnya, Poso sejak dulu telah menjadi magnet tersendiri karena pesona alamnya."Banyak WNA ke sini, mereka biasanya ke Tentena. Banyak masuk WNA tetapi ini (4 warga Turkistan) kan mencurigakan dijemput keponakan DPO yang ada di Poso," kata Susnadi saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Senin (15/9).Akibat penangkapan WNA yang diduga berpaspor palsu ini, polisi wilayah Poso pun segera memperketat pengamanan. Apalagi berhembus kabar bahwa dukungan terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) oleh terduga teroris Santoso makin intensif."Kalau pengamatan saya tidak ada WNA lagi yang ke daerah konsentrasi Santoso lagi. Terakhir yang WN Spanyol yang sudah lama ditangkap itu. Kita memang akan menggiatkan pengawasan perbatasan Poso dan aktivitas sosialisasi kelompok ISIS," lanjut dia lagi.Aparat Densus 88 Antiteror menangkap empat orang warga Turkistan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong saat hendak menuju Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (13/9) sore. Mereka diduga bagian dari kelompol ISIS yang ingin menyebarkan pahamnya di Indonesia.Keempat orang Turkistan tersebut yakni A Basyit, A Bozoghlan, A Bayram dan A Zubaidan. Sementara 3 WNI yang ikut ditangkap bersama mereka adalah Saiful Priatna (Ipul), M Irfan dan Yudit Chandra (Ichan).Menurut Karopenmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar, Ipul ditangkap karena terlibat menyembunyikan DPO teroris atas nama mukhtar alias Romi. Sementara Irfan dan Ichan terlibat menjemput 4 orang asing tersebut di Makassar.Dalam penangkapan itu, menurut Karopenmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar, sejumlah barang bukti ikut disita, yakni sebuah mobil Toyota Avanza merah, paspor, kompas dan peralatan lainnya.

Rekomendasi