Gubernur Riau, Annas Maamun akhirnya bereaksi atas tudingan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita berinisial WW. Kasus ini sampai ke ranah hukum karena WW membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri.WW merupakan putri mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah, Soemadi Thaher. Kepada penyidik, ibu tiga anak ini mengaku diminta Anas naik ke lantai atas kediamannya. Saat berada di lantai atas, Anas membuka seleting celananya dan memaksa berbuat tak senonoh. Kasus ini terus bergulir karena Annas balik melaporkan WW. Dia dengan tegas membantah melakukan hal tersebut. Bahkan, Annas mengaku sudah sudah tak melakukan hubungan seksual karena sudah berusia 74 tahun."Kalau soal seks tentu dia mencari yang lebih muda. Saya mana kuat kalau kayak gituan," kata Gubernur Riau Annas Maamun di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (11/9).Berikut 5 perlawanan Annas dituduh lakukan pelecehan seksual:
Advertisement
Annas laporkan balik WW ke Mabes Polri
Kuasa hukum Gubernur Riau Annas Maamun mendatangi Bareskrim Polri. Dua pengacara pribadi tersebut melaporkan WW, seorang wanita yang diduga menjadi korban pelecehan Annas."Kita mau laporan balik pencemaran nama baik," jelas kuasa hukum pribadi Evanora di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (11/9).Eva tidak mau memberikan penjelasan lebih lanjut soal laporannya tersebut. Namun yang pasti dirinya menegaskan kliennya tidak pernah berbuat asusila."Ya tidak (melakukan asusila)," ucapnya singkat.Eva berjanji akan memberi penjelasan lebih lanjut pada konferensi pers pada pukul 14.00 WIB nanti.
Advertisement
WW dilaporkan lakukan pemerasan dan fitnah
Gubernur Riau Annas Maamun telah melaporkan balik WW atas tuduhan pelecehan seksual kepada Mabes Polri. Ada lima dugaan tindak pidana yang dilayangkan kepada WW."Kami telah sampaikan ke Mabes Polri ini jelas masuk dalam pencemaran nama baik, fitnah, keterangan palsu, penyebaran berita bohong, dan tuduhan pemerasan. Lima hal itu yang kita sampaikan," kata Eva Nora, kuasa hukum Gubernur Riau Annas Maamun di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (11/9).Eva menyatakan Annas Maamun ingin kasus tersebut diproses secara hukum. Annas pun membantah jika telah berdamai dengan pihak Wide Wirawati."Kita ingin ini diproses secara hukum karena meresahkan masyarakat Riau. Pihak Annas tidak pernah melakukan perdamaian," terang dia.Selain itu, dia juga tidak berpikir jika ayah Wide Wirawati yang sengaja menyebarkan berita bohong tersebut. Semua keputusan dia serahkan kepada kepolisian."Kita tidak mau menduga-duga. Jika ada keterkaitan dengan ayahnya Soemardi Thaher, biar nanti pemeriksaan yang menentukan," pungkas dia.
Advertisement
Gubernur Riau sumpah pakai Alquran depan istri
Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Joserizal Zen, mengatakan Gubernur Riau Annas Maamun membantah tuduhan telah melecehkan WW. Joserizal mengaku telah menanyakan perihal kasus dugaan asusila itu kepada Annas Maamun saat rapat pembahasan APBD Perubahan di kediaman Gubernur Riau di Pekanbaru."Ketika saya tanyakan kebenaran kasus itu, gubernur menyebutkan tidak melakukannya. Itu fitnah," kata Joserizal Zen menirukan perkataan Gubernur Anas Maamun seperti dikutip dari Antara, Senin (1/9).Menurut dia, Annas mengatakan kabar tentang kasus asusila tersebut telah sampai juga ke istrinya Latifa Hanum dan membuat pasangan suami-istri itu bersitegang."Gubernur mengatakan ia sampai harus bersumpah pakai Alquran di depan istrinya," kata Joserizal.Menurut dia, isu asusila itu sebenarnya mulai merebak sejak dua bulan lalu dan semenjak itu gubernur menginstruksikan kepada jajarannya untuk tidak sembarangan menerima tamu perempuan."Sejak adanya berbagai isu ini Pak Gubernur sejak bulan lalu melarang kami untuk menerima tamu perempuan sendiri. Harus dengan suami, karena nanti menimbulkan fitnah," ujarnya.
Advertisement
Annas sebut WW pernah minta jadi stafsus
Gubernur Riau Annas Maamun menyatakan awalnya WW meminta dirinya untuk dijadikan staf khusus gubernur. Hal itu dilakukan WW sebelum beredar tuduhan pelecehan seksual oleh dirinya."Saat ketemu ketiga, dia (WW) meminta dijadikan staf khusus Gubernur. Enggak pakai honor pun tak apa katanya, tapi saya tolak," kata Annas Maamun di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (11/9).Annas menyatakan WW pun sering memaksanya untuk bersama-sama ke Jakarta. Dia tak tahu alasan keinginan WiW tersebut."Setiap ketemu, dia mengajak terus untuk ke Jakarta. Saya tidak mau karena banyak urusan dan tidak tahu alasannya," terang dia.Selain itu, dia juga mengungkapkan WW pernah memintanya memberikan rekomendasi untuk melanjutkan pendidikan. Hal itu pun tak ditolak karena menurutnya pendidikan itu penting."Dia juga pernah datang membawa formulir S3. Dia meminta rekomendasi untuk melanjutkan pendidikan," pungkas dia.
Advertisement
Annas mengaku cuma kenal WW lewat SMS
Gubernur Riau Annas Maamun membantah melakukan pelecehan seksual terhadap Wide Wirawati (WW). Annas pun mengaku tak mengenal Wide sebelumnya."Saya tidak pernah melakukan pelecehan seksual. Saya tidak kenal dengan dia sebelumnya kecuali lewat SMS," kata Annas Maamun di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (11/9).Annas menyatakan jika Wide bertemu dengan dirinya tidak dalam waktu yang lama. Dia menantang untuk dibuktikan di muka hukum tudingan pelecehan tersebut."Dia paling lama dua belas menit bertemu saya. Saya bersumpah pada istri tidak ada dan nanti di pengadilan berani disumpah," terang dia.Selain itu, Annas juga menduga peristiwa ini merupakan tindak pemerasan. Dia akan membawa masalah ini ke ranah hukum."Saya menduga ini pemerasan. Saya sudah tidak sabar lagi dan saya laporkan ke Mabes Polri," pungkas dia.