Diduga karena hubungan arus pendek, sejumlah kafe dan kios di kawasan Pujasera, Komplek Taman Sriwedari, Solo, Senin (8/9) subuh ludes terbakar. Hingga saat ini pemadam kebakaran masih mematikan api yang masih tersisa. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Api secara cepat dan tiba-tiba menjalar hingga beberapa kios dan kafe. Beruntung aktivitas kafe mulai September. Sementara kios lainnya ditinggalkan pemiliknya pulang ke rumah."Saya melihat api pertama di atas kafe Karisma, terus menjalar cepat ke kafe Hani," ujar Alex Susanto (57), saksi mata yang juga warga Genengan Rt 1 Rw 13 Mojosongo, Solo.Titin Sumarni (57) warga Purwoprajan RT 1 RW 30 Jebres yang juga pemilik warung di tempat tersebut mengatakan api sudah menjalar di atas plafon genting Kafe Karisma di bagian tengah."Bangunan yang terbakar berbentuk L menghadap ke barat dan ke utara. Ada 8 kios dan bangunan yang menghadap ke utara dan 3 petak luas 3 X 4 meter," jelasnya.Pemilik kios barang antik Ashari, warga Gentan, Baki mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Saat kebakaran dia berada di rumah. Ketika mendapat kabar, kondisi tokonya sudah ludes dilalap si jago merah."Saya dikabari sudah jam 6.00. Ada keramik, lukisan Bali, keris kuno, wadah keris yang baru saya display. Bangunannya juga baru selesai direnovasi," keluhnya.Kapolsek Laweyan Kompol Edy Wibowo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab peristiwa tersebut. Beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan. Di lokasi kebakaran saat ini juga sudah dipasang garis polisi."Perkiraan sementara ada korsleting listrik. Karena saksi melihat api merambat dari atas plafon dan menjalar cepat," ujarnya.
Korsleting listrik, kios dan kafe Sriwedari Solo ludes terbakar
"Saya melihat api pertama di atas kafe Karisma, terus menjalar cepat ke kafe Hani," ujar Alex Susanto.
Advertisement
Rekomendasi