BBM bersubsidi langka di Kediri, diduga ada penimbunan

Untuk meminimalisir adanya antrean rata-rata masing-masing SPBU hanya membatasi per pembelian sebanyak 20 liter.

Imam Mubarok
Oleh Imam Mubarok - Reporter
BBM bersubsidi langka di Kediri, diduga ada penimbunan
antrean BBM di Kediri. ©2014 merdeka.com/imam mubarok

Masih banyaknya antrean pembelian premium dengan menggunakan jeriken di sejumlah SPBU membuat Kepolisian Resort Kota Kediri bertanya-tanya. Polres Kediri Kota mulai melakukan penyelidikan tentang adanya indikasi penimbunan premium oleh sejumlah pembeli.Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto mengatakan dengan masih sulitnya mencari premium karena antrean panjang oleh pembeli menggunakan jeriken pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah strategis.Di antaranya memberikan himbauan kepada sejumlah SPBU untuk memperketat pembelian dengan jerigen. Selain itu pihaknya juga memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan adanya dugaan aksi penimbunan."Jika memang ditemukan ada masyarakat atau perusahaan yang menimbun BBM kami tidak segan memproses sesuai hukum yang berlaku," kata Budhi pada wartawan, Senin (1/9).Sementara dari pantauan merdeka.com di sejumlah SPBU masih banyak antrean pembelian premium. Selain dipenuhi antrean kendaraan sepeda motor beberapa SPBU juga diwarnai aksi antrean jeriken. Untuk meminimalisir adanya antrean rata-rata masing-masing SPBU hanya membatasi per pembelian sebanyak 20 liter.

Rekomendasi