Sejak tayang perdana pada Maret 2014 lalu, serial televisi Mahabharata di antv sukses menghipnotis pemirsa televisi di Indonesia. Besarnya penerimaan masyarakat Indonesia terhadap serial asal tanah Hindustan ini menjadi pemicu serial serupa tayang di antv, antara lain Mahadewa, The Adventure of Hatim, dan Jodha Akbar. Serial sarat makna kehidupan ini terbukti jadi pelepas dahaga masyarakat Indonesia akan tayangan yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan. Serial Mahabharata menempati urutan kedua sebagai tayangan yang banyak ditonton Rating Program Televisi Indonesia setelah sinetron Ganteng-Ganteng Serigala yang tayang di SCTV. Sementara Mahadewa sukses berada di urutan kelima. Kesuksesan antv menayangkan serial India menyebabkan stasiun televisi lain tergiur menayangkan tayangan serupa. MNCTV mencoba mengambil perhatian penonton serial India dengan genre fantasi mistis, 'Naaginn' yang tayang perdana mulai Rabu (16/7). Serial 'Naaginn' yang tayang di MNCTV merupakan produksi 2007. Naaginn berkisah tentang siluman ular betina yang bisa mengubah wujud jadi manusia, Amrita. Di India, serial Naaginn bertahan sekitar 1,5 tahun, total 219 episode dengan durasi 30 menit termasuk iklan. Namun di stasiun televisi milik Hary Tanoesoedibjo ini, serial Naaginn tayang dengan durasi 60 menit termasuk iklan.Stasiun televisi lain yang juga tergiur menayangkan serial India adalah Trans7. Stasiun televisi milik Chairul Tanjung ini secara perdana menayangkan serial yang diangkat dari dongeng populer, Aladdin, pada Senin (11/8). Aladdin versi India ini sebenarnya bukan produksi baru. Di India, Aladdin tayang periode 2007-2009. Dari jajaran pemain, ada Mandar Jadhav memerankan Aladdin dan Nazea Sayed sebagai Putri Jasmine. Nazea Sayed juga bermain dalam serial Mahabharata, yang tayang di antv. Di Mahabharata, Nazea memerankan sosok Vrushali. Karakter ini merupakan istri dari Karna.Mencoba berbeda dengan antv, MNCTV dan Trans7 yang menayangkan serial India yang di produksi oleh rumah produksi di India, Transtv menayangkan kisah Ksatria Pandawa 5. Ksatria Pandawa 5 adalah kisah yang memang dibuat saat Mahabharata sedang booming di kalangan pemirsa televisi Indonesia. Ferry Fernandez berperan sebagai produser Ksatria Pandawa 5. Kisah Ksatria Pandawa 5 diklaim berbeda dengan kisah Mahabharata versi India.Menjadi pembeda adalah 5 tokoh Punakawan yang memang hanya dikenal dalam kisah Mahabharata versi Jawa atau versi pewayangan Indonesia. Sementara di versi India, tokoh Semar, Petruk, Gareng serta Gatot Kaca, tidak ada. Tokoh Punakawan sendiri adalah pendamping dari para Pandawa, versi Jawa. Mereka hadir sebagai serapan dari kearifan tanah Jawa. Kisah Ksatria Pandawa 5 mulai tayang di Transtv pada hari Senin (11/8).
Mahabharata sukses, stasiun tv berlomba tayangkan serial India
Selain Antv, ada tiga stasiun televisi yang ikut-ikutan menayangkan serial asal tanah Hindustan itu.
Rekomendasi