Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, menyatakan keheranan Susilo Bambang Yudhoyono saat partai besutannya menggelar kongres di Bandung empat tahun silam. Dia mengaku SBY sempat bingung saat para penyusun struktur partai ramai-ramai memilih Muhammad Nazaruddin sebagai bendahara umum.Dalam sidang Anas Urbaningrum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (14/7), Mubarok bersaksi Nazaruddin memang terlihat aktif saat kongres. Mantan ketua tim sukses Anas itu bahkan mengaku Nazaruddin sibuk mendekati banyak pihak dalam kegiatan."Anggota formatur, termasuk saya, semua mencalonkan Nazaruddin. Konon sampai Pak SBY terheran-heran. Jadi rapat formatur usulkan Nazaruddin jadi bendahara umum saya tidak tahu kontribusinya apa, tapi dia memang aktif dalam kongres," kata Mubarok.Namun, di akhir Mubarok mengatakan SBY sepakat dengan susunan struktur organisasi partai selepas kongres. Dia menyatakan hal itu tidak bermasalah sampai terbongkarnya rentetan kasus korupsi menyeret beberapa kader partai berlambang bintang mercy itu di kemudian hari."Sudah disetujui Pak SBY, dan tidak ada yang dipertanyakan," singkat Mubarok.
Saksi sebut SBY heran Nazaruddin populer di Kongres Demokrat
"Jadi rapat formatur usulkan Nazaruddin jadi bendahara umum saya tidak tahu kontribusinya apa," kata Mubarok.
Rekomendasi