Pramono Edhie curhat nyoblos pilpres perdana

"Siapapun yang menang dan siapapun yang kalah harus bisa menerima dengan hati yang lapang," kata Pramono.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Pramono Edhie curhat nyoblos pilpres perdana
Pramono Edhie nyoblos. ©2014 Merdeka.com

Adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Pramono Edhie Wibowo mengimbau dua pasangan calon yang bertarung di Pilpres 2014 agar tetap berlapang dada melihat apapun hasil pemungutan suara. Dia berharap, dengan kelapangan dada, maka demokrasi di Indonesia tetap berlangsung lancar dan aman."Siapapun yang menang dan siapapun yang kalah harus bisa menerima dengan hati yang lapang. Demokrasi Indonesia harus dibangun untuk masa depan selanjutnya," kata Pramono di TPS 06 Sekolah Alam Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/7).Imbauan itu disampaikan Pramono usai mencoblos di TPS 006 Cikeas, Desa Nagrak. Pramono mencoblos sekitar pukul 08.00 bersama istrinya.Menurut Pramono, pilpres yang diikutinya pertama kali setelah pensiun dari militer ini merupakan momen yang cukup bersejarah, di mana seluruh rakyat Indonesia kembali memilih pemimpin untuk menggantikan SBY. Meski baru pertama kali mencoblos di pilpres, Pramono mengaku tidak lagi grogi seperti yang dialaminya pada Pileg lalu."Saat pileg (pemilihan legislatif) ya takut, gimana tidak pernah memilih sebelumnya. Saat buka surat suara banyak namanya dan tidak kenal. Tapi sekarang kan nggak, cuma dua, dan saya kenal keduanya," lanjut mantan Kepala Staf TNI AD ini.

Rekomendasi