Tepis kampanye hitam, Jokowi cerita naik haji tahun 2003

Jokowi meminta polisi menangkap para penyebar fitnah dan kampanye hitam.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Tepis kampanye hitam, Jokowi cerita naik haji tahun 2003
Deklarasi PKPI dukung Jokowi-JK. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Kampanye hitam menjelang pemilihan presiden kembali marak. Kali ini, bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo yang disebut sebagai orang yang anti Islam dan antek zionis.Menanggapi hal tersebut, Jokowi mengaku dirinya sudah pernah menunaikan ibadah haji pada tahun 2003 lalu. Selain itu, Jokowi juga telah menjalani umroh beberapa kali."Lalu yang diragukan itu apanya, kemudian bapak dan ibu saya juga haji, semua adik saya haji. Istri saya juga sudah. Justru umrohnya lebih banyak istri," ujar Jokowi di Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Minggu (25/5).Menurut Jokowi, kampanye hitam tersebut tidak bakal mempengaruhi suara masyarakat. Lantaran, masyarakat sudah semakin pintar dalam memilih pemimpinnya. Jokowi menegaskan cara tersebut bukan cara yang baik dalam kampanye. Cara yang baik, lanjut dia, dengan adanya adu program dan adu gagasan."Tapi masyarakat sudah ngerti lah, enggak percaya dengan hal-hal seperti itu. Tapi ini kan kampanye hitam gunakanlah cara-cara yang baik. Adu gagasan adu program," tegas dia.Jokowi menegaskan saat ini timnya sedang mencari penyebar isu tersebut. Dia meminta penyebar tersebut ditangkap oleh pihak kepolisian. "Ya sudah perintahkan untuk dicari, tapi sampai sekarang belum ketemu. Ya kalau ketemu langsung tangkap saja sudah," cetus Jokowi.

Rekomendasi