Polisi bakal bongkar makam siswi SD yang dikeroyok teman

Siswi tersebut diduga tewas dikeroyok empat temannya. Jenazah bakal diotopsi untuk menjawab penyebab kematiannya.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Polisi bakal bongkar makam siswi SD yang dikeroyok teman
Makam dibongkar. ©2013 Merdeka.com/pram

Tim forensik rumah sakit Bhayangkara Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berencana membongkar makam Jihan Salsabilah (10), siswi kelas III SDN 14 Muara Enim, Sumsel. Siswi tersebut diduga tewas dikeroyok empat teman sekelasnya. Jenazah Jihan bakal diotopsi untuk menjawab penyebab kematiannya.Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Eryadi Yuswanto mengungkapkan, pembongkaran makam Jihan yang dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Lubuk Ampelas, Muara Enim itu, akan dilakukan pada Jumat (16/5) mendatang."Otopsi ini untuk mengetahui penyebab kematiannya. Apa memang karena dikeroyok atau alasan lain. Pembongkaran makam almarhumah disetujui orang tuanya," ungkap Eryadi, Selasa (13/5).Dikatakannya, otopsi tersebut sangat penting. Sebab, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan kesimpulan penyebab kematiannya."Memang, kita sudah periksa saksi-saksi dan empat terduga pelaku. Bahkan secara internal gelar perkara sudah dilakukan. Hasilnya belum dapat apa-apa," kata dia.Seperti diberitakan sebelumnya, Jihan Salsabila diduga tewas karena dikeroyok empat teman sekelasnya. Jihan sempat dilarikan ke rumah sakit setempat, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.Pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (30/4) sekitar pukul 09.15 WIB. Saat itu, kelas Jihan sedang jam istirahat pertama. Tak diketahui siapa yang memulai, tiba-tiba Jihan terlihat ditendang oleh empat teman laki-laki sekelasnya.Akibat pengeroyokan itu, Jihan mengalami luka lebam di paha dan pinggang bagian kiri. Pada Sabtu (3/5), ibu korban Erma Suryani (35), mendatangi sekolah anaknya untuk memberitahukan anaknya sakit.Kemudian, pada Minggu (4/5) sekitar pukul 23.00 WIB, kondisi korban semakin parah dan mulai tidak sadarkan diri. Korban dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UDG) RSUD Dr HM Rabain Muara Enim. Setelah beberapa jam dirawat, korban meninggal dunia Senin (5/5) sekitar pukul 02.00 WIB.

Rekomendasi