Yuliana, sosok dewi penolong bagi Iqbal Saputra

Yuliana orang yang pertama kali melihat Iqbal dengan penuh luka di sekujur tubuhnya dan tak berdaya serta kejang-kejang.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Yuliana, sosok dewi penolong bagi Iqbal Saputra
Yuliana, dewi penolong Iqbal Saputra. ©2014 Merdeka.com

Setiap manusia sudah pasti mempunyai hati nurani dan jiwa sosial. Namun, tidak hanya sedikit manusia yang dapat menggunakan hal tersebut. Salah satunya yaitu Yuliana (30) warga Tambora, Jakarta Barat tersebut terpanggil hati nuraninya dengan menolong Iqbal Saputra (3,5) seorang anak yang menjadi korban penganiayaan dan penculikan yang dilakukan mantan pacar Ibunya Iis Novianti (30), Dadang Saputra (29).Wanita berparas ayu ini orang yang pertama kali melihat Iqbal dengan penuh luka di sekujur tubuhnya dan tak berdaya serta kejang-kejang saat di gendong Dadang di shelter bus TransJakarta Gajah Mada, Sawah besar, Jakarta Barat beberapa minggu waktu lalu."Saya pertama kali ketemu di halte busway Gajah Mada, Sawah Besar pas lagi nunggu busway, saya lihat ada bapak dan anaknya, saya tanya kenapa dia (Dadang) bilang disiksa Ibu tiri, terus saya bilang kenapa gak dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, dia bilang gak tahu karena dari Karawang," ujar Yuliana kepada merdeka.com, Kamis (3/4) malam.Namun, setelah itu Dadang bersama Iqbal langsung menaiki Bus TransJakarta yang kebetulan datang dan dalam keadaan penuh. Sedangkan Yuliana tidak dapat masuk ke dalam bus TransJakarta tersebut sehingga harus menunggu bus berikutnya.Seolah memang ditakdirkan untuk menjadi Dewi Fortuna Iqbal, Yuliana kembali bertemu dengan kedua orang tersebut (Iqbal dan Dadang) ketika sesampainya di Stasiun Kota.Sontak saja Yuliana langsung menghampiri kedua orang tersebut dan mengajaknya ke Puskesmas terdekat dengan menyewa dua ojek seharga Rp 100 ribu.Mereka pun berkeliling dari satu klinik ke klinik lainnya sebelum akhirnya ke Puskesmas Pademangan, Jakarta Utara."Sempet ke puskesmas atau klinik gitu, saya bilang cari yang terdekat, tempat pertama tutup, kedua penuh dan panjang banget dan saya bilang gak bisa nunggu karena kejang-kejang anak itu. Kemudian ke tempat ke tiga tapi perawatnya menolak karena gak bisa nanganin dan disuruh panggil dokternya dia bilang gak mau. Akhirnya baru kita ke Puskesmas Pademangan," jelasnya.Di Puskesmas Pademangan ini dokter curiga dengan kondisi luka-luka di tubuh Iqbal. Dokter pun sudah menduga bahwa Iqbal adalah korban penganiayaan.Yuliana yang mendapat informasi tersebut langsung melaporkan soal dugaan penganiayaan Iqbal kepada satpam Puskesmas. Si Satpam langsung menghubungi polisi yang kebetulan sedang berada tak jauh dari lokasi.Dari polisi Polsek Penjaringan, Bripka Putra itu kemudian terungkap kasus penganiayaan terhadap Iqbal. Saat itu Dadang pun langsung diamankan karena Bripka Putra curiga dengan semua keterangan yang disampaikannya.Singkat cerita, berkat Yuliana inilah kasus Iqbal terungkap dan kini menjadi perhatian publik. Iqbal bisa diselamatkan dari aksi sadis Dadang yang menganiayanya.

Rekomendasi