Kiai haji pelaku video mesum menghilang lantas menyerahkan diri

"Jadi kita ambil tindakan penangkapan karena jika tidak ini akan membahayakan bagi SS," ujar polisi.

T. Widyatmoko
Oleh T. Widyatmoko - Reporter
Kiai haji pelaku video mesum menghilang lantas menyerahkan diri
video mesum. ©2014 Merdeka.com

SS, pelaku video mesum yang bergelar kiai haji ditangkap polisi dari Polres Bogor. SS ditangkap setelah menghilang karena video tersebut beredar di masyarakat.Kapolres Bogor AKBP Sonny Mulvianto Utomo mengatakan, Kepolisian Resor Bogor telah melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus video asusila yang menggegerkan masyarakat Bumi Tegar Beriman tersebut. Sejak video menyebar dan meresahkan masyarakat SS "menghilang" sehingga kepolisian melakukan pencarian dan memasukkannya ke daftar pencarian orang (DPO)."Kami melakukan upaya pencarian dan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga. Hingga akhirnya SS bersedia menyerahkan diri dan kami melakukan penjemputan dan penahanan," ujar Sonny Mulvianto Utomo, dalam ekspose di Mapolres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Selasa (18/3).Menurut Kapolres, upaya penjemputan untuk penahanan dilakukan karena kasus yang melibatkan Ketua BAZ Kabupaten Bogor tersebut telah mencederai hati masyarakat yang menginginkan pelaku untuk ditindak tegas."Jadi kita ambil tindakan penangkapan karena jika tidak ini akan membahayakan bagi SS, mengingat gejolak di masyarakat yang sangat berpotensi terjadinya pergesekan," ujar Kapolres dikutip antara.Seperti diberitakan, peredaran video tersebut menuai protes masyarakat setelah diketahui pemeran video yang dikenal sebagai ulama setempat.Video berdurasi 6 menit 36 detik tersebut diperankan oleh tiga orang yang terdiri dari satu pria dan dua wanita.Pemeran pria disinyalir mirip dengan SS yang dikenal sebagai Ketua BAZ Kabupaten Bogor, Ketua DKM Mesjid Baitul Faizin dan Pengurus MUI Kabupaten Bogor Sementara dua wanita yang terdapat dalam video tersebut yakni IK dan TI. IK adalah warga Desa Kopo, Kecamatan Cisarua yang merupakan guru honorer di sebuah SD Negeri, sementara TI warga Desa Cibeureum, berkerja sebagai guru honorer TK.Sejumlah ulama di Cisarua dan Pengurus MUI Kabupaten Bogor telah mengeluarkan penyataan sikap tegas mengecam video asusila tersebut dengan memecat yang bersangkutan dari kepengurusannya.

Rekomendasi