Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi membantah Michael Bimo Putranto merupakan anggota tim sukses Jokowi pada pemilihan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta. Sosok Michael Bimo diduga menjadi salah satu 'pemain' dalam kasus pengadaan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) berkarat."Kami tidak pernah menyebut diri sebagai tim sukses, tetapi tim kampanye. Selain itu, tidak ada nama Bimo sebagai bagian dari tim kampanye pemenangan Jokowi-Ahok," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (11/3).Selain tim kampanye, lanjut dia, Jokowi - Ahok juga mempunyai tim relawan yang bermarkas di Jalan Borobudur nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat. Setelah Jokowi menang, tim tersebut dibubarkan lantaran tugasnya telah selesai."Pada tanggal 20 september 2012 dibubarkan, karena tugas kami (tim sukses) sudah selesai. Tim kampanye dan relawan dibubarkan di posko Jalan Borobudur nomor 22," kata dia.Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Boy Benardi Sadikin mengaku mengenal sosok Michael Bimo Putranto. Namun, Bimo tidak masuk ke dalam tim kampanye Jokowi-Ahok."Kami tidak bantah mengenal Bimo, tetapi tidak ada kedekatan yang kami ketahui," kata Boy.Boy menambahkan kesalahan sebenarnya terletak pada mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono yang mudahnya menerima Bimo lantaran mengaku sebagai orang yang dekat dengan Jokowi ."Harusnya pejabat di Pemprov cerdas. Jangan karena ada yang mengaku dekat dan ada foto bersama bapak Jokowi , malah memuluskan proyek," pungkas dia.
PDIP DKI bantah Michael Bimo masuk dalam tim sukses Jokowi
Boy menambahkan kesalahan sebenarnya terletak pada mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono.
Rekomendasi