Pesawat Malaysia Airlines MH370 tujuan Beijing, China telah disusupi oleh penumpang berpaspor ilegal. Penumpang ilegal itu ada menggunakan paspor Luigi Maraldi (37), warga Italia dan Christian Kozel, warga negara Austria.Para pejabat kementerian luar negeri di Roma dan Wina mengatakan, nama dua warga negara Italia dan Austria itu cocok dengan dua nama di daftar manifest penerbangan. Keduanya mengaku paspornya dicuri di Thailand. Dari data interpol, lebih dari dua penumpang yang gunakan paspor palsu di Malaysia Airlines.Atas kasus paspor palsu tersebut, dugaan terorisme muncul. Diduga penumpang ilegal tersebut melakukan aksi terorisme hingga menyebabkan pesawat yang membawa membawa 239 penumpang hilang kontak di wilayah udara Vietnam sejak Sabtu lalu.Berikut fakta-fakta penumpang gelap Malaysia Airlines MH370:
Advertisement
Kepala Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman dalam jumpa pers hari ini di Ibu Kota Kuala Lumpur mengatakan salah satu penumpang gelap berpaspor curian dalam pesawat Malaysia Airlines yang hilang dua hari lalu mirip pesepakbola dari Italia Mario Balotelli."Sudah dipastikan pria penumpang gelap berpaspor curian itu tidak berwajah Asia," kata Azharuddin, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Senin (10/3)Ketika ditanya seperti apa wajah pria itu, Azharuddin menyebut nama pesepakbola terdengar mirip Balotelli. Sejumlah wartawan meneriakkan nama Balotelli dengan benar dan Azharuddin membenarkan nama itu."Benar, Balotelli," kata dia disambut gelak tawa hadirin. Azharuddin menambahkan kewarganegaraan pria itu belum bisa dipastikan.
Advertisement
Menteri Dalam Negeri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi tadi malam mengatakan salah satu penumpang berpaspor palsu di Malaysia Airlines yang kini hilang memiliki wajah Asia."Saya masih bingung bagaimana bisa petugas imigrasi tidak bisa membedakan wajah Italia atau Austria, dengan wajah Asia," kata dia seperti dikutip kantor berita Bernama dan dilansir surat kabar the Star, Senin (10/3). Sebelumnya diberitakan dua penumpang di pesawat itu menggunakan paspor curian milik warga asal Italia dan Austria.Azharuddin mengatakan wilayah pencarian kini terus diperluas dan diintensifkan.
Advertisement
Dua orang yang menggunakan paspor curian dilaporkan membeli tiket bersamaan. Tiket itu dibeli dari China Southern Airlines dengan mata uang bath di sebuah agen di Pattaya, Thailand. Demikian disampaikan petugas verifikasi e-ticket di China, Travelsky.Nomor tiket itu berurutan, sebagai indikasi dikeluarkan bersamaan. Media lain melaporkan, China Southern menjual tujuh tiket penerbangan code share dengan Malaysia Airlines.
Advertisement
Interpol mencurigainya ada lebih banyak paspor palsu yang dimiliki oleh penumpang Malaysia Airlines MH370. Temuan ini didasarkan dari dokumen perjalanan pesawat tersebut."Terlalu terburu-buru menyimpulkan ada hubungan antara paspor palsu tersebut dengan hilangnya pesawat. Tapi yang perlu ditekankan adalah penumpang gelap bisa mengudara dengan paspor curian yang sudah ada di daftar interpol," terang Sekretaris Jenderal Interpol Ronald Noble dalam thestar.com, Senin (10/3).
Advertisement
Warga Italia, Luigi Maraldi yang paspor hilang saat berada di Phuket tahun lalu terkejut namanya muncul dalam manifest penerbangan dari Malaysia Airlines penerbangan MH370. Pria 37 tahun itu mengaku sedang berada di Phuket untuk berlibur."Aku baik-baik. Aku masih baik-baik saja dan pergi ke pantai. Aku tidak tahu kapan semua ini dimulai, semua orang telah berusaha untuk menelepon saya termasuk wartawan dari Italia dan saya pikir saya hanya ingin memiliki privasi," katanya dilansir dari The Star, Minggu (9/3).