Ahok: Kalau gagal urus Jakarta saya bikin malu warga Belitung

Ahok menghadiri perayaan Cap Go Meh di Wihara Dharma Suci, Manggar, Belitung Timur.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok: Kalau gagal urus Jakarta saya bikin malu warga Belitung
Ahok naik BKTB. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) menghadiri perayaan Cap Go Meh di Wihara Dharma Suci, Manggar, Belitung Timur. Kedatangannya disambut lima barongsai dan juga adiknya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Belitung Timur Basuki Tjahaja Purnama .Dengan mengenakan polo shirt berwarna krem, Ahok menikmati suguhan barongsai dengan diselingi perbincangan dengan kawannya. Dirinya tidak lupa memberikan angpao kepada barongsai tersebut sebelum pertandingan usai.Ahok sempat melontarkan permintaannya agar didoakan oleh warga Belitung agar tak gagal memimpin Jakarta."Harus bantu saya dengan doa agar kami tidak malu jadi orang Belitung. Kalau kita gagal (sebagai wakil gubernur DKI Jakarta) berarti saya sudah buat malu orang Belitung," katanya dalam pembukaan Cap Go Meh, Jumat (14/2) malam.Ia mengingatkan, menjadi seorang pemimpin itu tidak mudah. Sebab setiap keputusan yang diambil akan selalu mempengaruhi orang lain. Bahkan, keputusan sekecil apapun bisa menyebabkan konflik."Kalau falsafah Tionghoa, 'kalau ada masalah besar maka jadikan kecil, dan masalah kecil buatlah hilang', itu gak bisa dipakai. Sebab sekecil apapun keputusannya tetap akan senggol orang," jelasnya.Selain rumitnya membuat keputusan, Ahok mengungkapkan lebih mudah menjadi pengusaha. Sebab jika melakukan kesalahan pertanggungjawabannya lebih mudah pengusaha."Mau jadi pejabat itu disumpah. Kalau pengusaha tidak disumpah," ujarnya.Politisi Partai Gerindra ini juga meminta adiknya Basuri untuk didoakan oleh warga. Walaupun cara memimpi Belitung Timur dengan cara berbeda darinya. "Saya titip Basuri, karena dia memang beda kalau diakan dokter. Injek rem aja dia beda dengan saya," tutupnya.

Rekomendasi