Tiur Saragih (53), pensiunan PNS yang tinggal di Jalan Mandau Permai Blok BB, Nomor 12 Kelurahan Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Pekanbaru, Riau, menjadi korban hipnotis tiga orang yang tidak dikenal (OTK). Tiur kemudian melapor polresta setempat.Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria, kepada merdeka.com membenarkan adanya laporan korban hipnotis yang mengakibatkan kerugian material sebesar Rp 294 juta, itu."Laporan sudah diterima, korban sudah kami mintai keterangannya. Sedangkan tiga pelaku hipnotis yang belum diketahui identitasnya itu masih dilakukan pengejaran," ujar Arief Fajar, Kamis (13/2).Informasi dari kepolisian menyebutkan, peristiwa hipnotis tersebut terjadi pada, Rabu (12/2), sekitar pukul 10.30 WIB. Tiur menuturkan kejadian berawal saat dia di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, tepatnya di depan Bank Mandiri. Dia lalu didatangi oleh seseorang laki-laki.Pria itu bertanya kepadanya di mana alamat PT Budi Mulya Perawang. Saat asyik berbincang dengan orang tersebut, tiba-tiba ibu pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini juga didatangi lagi seorang pria yang menanyakan alamat PT yang sama sambil memegang bahunya."Saat itu saya berada di depan Bank Mandiri, dan didatangi pria yang tidak dikenal. Pria tersebut kalau tidak salah menggunakan mobil. Saya dihampiri mereka dengan memegang punggung," ujar korban dalam laporannya di Mapolresta Pekanbaru.Setelah bahunya dipegang, entah kenapa tanpa sadar dia ikut saja diajak pergi bersama kedua pria tersebut dan naik ke dalam mobil milik pelaku. Sebelumnya, selain bertemu kedua laki-laki tersebut ia juga bertemu seorang wanita yang sedang melintas dan minta bantuan untuk ditemani."Setelah itu, saya naik ke dalam mobil pelaku atas ajakan pelaku. Diduga wanita yang dikenalnya kawanan atau rekan pelaku," tuturnya kepada polisi.Di dalam mobil, para pelaku melakukan aksinya. Mereka (Pelaku) meminta uangnya dengan modus meminjam untuk korban di Sinabung, gereja dan fakir miskin."Gak tahu kenapa, saya menuruti permintaan pelaku dengan memberikan uang di buku tabungan yang diambil di ATM BRI Sudirman, ATM BRI Mal Pekanbaru, ATM BCA Tuanku Tambusai bahkan hingga ATM BRI di Polresta Pekanbaru," katanya dalam laporan Nomor : LP/K/186/II/2004/Riau/SPKT Polresta ini.Tak hanya itu, sambung korban, selain uang tunai miliknya, para pelaku juga mengambil 150 gram emas yang dibawanya. "Kalau dijumlahkan seluruhnya, uang semuanya sekitar Rp 234 juta, sementara kalau emas sekitar Rp 60 juta dan total mencapai Rp 294 juta," ujarnya.
Ibu-ibu pensiunan PNS digendam, uang & emas Rp 294 juta disikat
"Saya dihampiri mereka dengan memegang punggung," ujar korban.
Advertisement
Rekomendasi