Gempa, orang tua mahasiswa luar Jawa yang kuliah di Yogya cemas

"Orang tua tadi telepon sampai 4 kali, mungkin dipikir kayak gempa yang pernah di Yogya itu," ungkap Laras.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Gempa, orang tua mahasiswa luar Jawa yang kuliah di Yogya cemas
gempa jogja. merdeka/istimewa

Gempa yang terjadi di Kebumen dan sampai dirasakan di Yogya membuat sejumlah orang tua mahasiswa dari luar Jawa yang kuliah di Yogya menjadi cemas karena kabar tersebut. Pasalnya berkaca dari gempa Yogya yang terjadi pada tahun 2006 lalu memakan banyak memakan korban.Salah satunya adalah Larasati, Mahasiswa semester 1, AA YKPN yang mendapat telepon berkali-kali dari orang tuanya karena ada gempa yang dirasakan sampai di Yogya."Orang tua tadi telepon sampai 4 kali, mungkin dipikir kayak gempa yang pernah di Yogya itu," ungkap Laras, Sabtu (25/1) lewat sambungan telepon.Selain Laras, Intan mahasiswa yang baru saja lulus juga mengalami hal yang sama. Begitu beberapa menit gempa selesai, ia tak tahu mendapat telpon berkali-kali dari orang tuanya karena handphone dalam keadaan silent."Tadi ponsel lagi silent, jadi gak tau telpon, begitu buka HP ada 16 miscall dari mama di Batam," ujarnya.


Begitu ditelepon balik oleh Intan, orang tuanya merasa lega dan meminta Intan untuk segera pulang saja ke Batam."Heboh gitulah, sampai disuruh pulang, ya emang sudah ada rencana mau piulang karena sudah lulus," pungkasnya.Pantauan merdeka.com, di Yogyakarta belum ditemukan bangunan yang rusak atau korban jiwa akibat gempa. Sementara itu aktivitas warga Yogya sudah berjalan normal.

Rekomendasi