Loyalis sebut Anas 'bertapa' di Rutan KPK

"Jadi kami merasa sangat senang, meskipun penahanan bagi sebagian orang tidak enak," kata Pasek.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Loyalis sebut Anas 'bertapa' di Rutan KPK
Anas ditahan KPK. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Loyalis Anas Urbaningrum justru mengaku senang dengan penahanan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terhadap pemimpinnya itu. Menurut Sekjen Perhimpunan Pergerakan Indonesia ( PPI ), Gede Pasek Suardika , penahanan Anas merupakan pertapaan."Jadi kami merasa sangat senang, meskipun penahanan bagi sebagian orang tidak enak, bagi PPI , bagian pertapaan untuk hal-hal yang lebih baik lagi," ujar Pasek dalam jumpa pers di Rumah Pergerakan yang juga kediaman Anas di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (10/1). Menurut Pasek, penahanan merupakan tahapan penting dalam 'adat istiadat' di KPK dan membuat proses hukum menjadi lebih pasti."Karena setiap tersangka, hanya akan dibawa ke pengadilan dengan per hari, itu hitungan mundur 120 hari sudah di pengadilan, jelas menghitungnya," kata mantan Ketua Komisi III DPR ini.Dibandingkan dengan Anas yang dibiarkan dengan status tersangka selama 11 bulan, kata Pasek, penahanan membuat semuanya menjadi lebih jelas."Karena hampir 11 bulan itu tidak jelas," ujar Pasek.Soal kedatangan Anas ke KPK , Pasek mengatakan, bosnya itu datang sendirian ke KPK . Adapun Pasek yang akhirnya menemani Anas di KPK adalah karena menyusul."Kedatangan tadi mencari tempat pertapaan baru, karena sudah mengetahui. Ya sudah tahan tahan saja," kata Pasek.

Rekomendasi