Ma'mun Murod: Anas kemungkinan besar tak datang ke KPK besok

"Surat panggilan KPK itu kan belum jelas terkait apa? Dan itu bentuk ketidakseriusan dari KPK," kata Ma'mun Murod.

Laurel Benny Saron Silalahi
Ma'mun Murod: Anas kemungkinan besar tak datang ke KPK besok
Perhimpunan Pergerakan Indonesia. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al Barbasy memastikan Anas Urbaningrum tidak akan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (10/1) besok, untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi proyek Hambalang.Menurut Ma'mun, alasan Anas tidak mau diperiksa di 'Jumat kramat' tersebut karena belum ada kejelasan pasti dari KPK bahwa pemeriksaan mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menyangkut kasus lainnya."Kemungkinan lebih besar tidak datang. Surat panggilan KPK itu kan belum jelas terkait apa? Dan itu bentuk ketidakseriusan dari KPK," kata Ma'mun kepada wartawan di rumah Anas, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/10).Ma'mun menduga, ada muatan politik dalam kasus Anas ini yang dilakukan oleh penguasa. Hal itu, terlihat dari sikap KPK yang sering mengulur-ngulur waktu hingga 11 bulan untuk mencari bukti kuat yang bisa menahan mantan ketua umum Partai Demokrat tersebut."Itu bentuk tirani dalam penegakan hukum, jadi kalau tersangka pun seakan-akan sudah nista. Apalagi saat ini masyarakat menilai KPK itu benar, KPK itu malaikat, enggak boleh dikritisi, jadi kalau mengkritisi itu anggap akan menghalangi KPK dan lain sebagainya," paparnya.Menurut dia, sekalipun akhirnya Anas akan memenuhi pemanggilan KPK, dia nantinya akan dikawal oleh teman-teman dari Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang memberikan dukungan."Insya Allah tidak akan pernah datang. Sekali pun nanti datang pasti banyak dari kami yang akan memberi dukungan. Cuma kita masyarakat terdidik ga mungkin bergaya kayak preman," kata Pria yang saat ini berseteru dengan Wamenkum HAM Denny Indrayana.

Rekomendasi