Dihujani kritik, goyang oplosan tak lagi erotis

"Mau goyang oplosan, goyang oplosan sekarang ada versi baru," kata Soimah.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
Dihujani kritik, goyang oplosan tak lagi erotis
Soimah. ©2013 Merdeka.com/kapanlagi

Setelah mendapat kritik dari berbagai pihak, goyang oplosan yang tayang dalam acara Yuk Keep Smile (YKS) di Trans TV kini berubah. Dalam salah satu goyangan oplosan berbau erotis kini diganti."Mau goyang oplosan, goyang oplosan sekarang ada versi baru," kata Soimah saat memperkenalkan goyang oplosan versi baru dalam acara YKS, Senin (30/12) malam.Soimah meminta agar semua pihak yang menonton goyang oplosan berpikiran positif. "Pokoknya kalau kita mau joget, pikiran kita harus bersih, otak kita harus bersih. Ketika otak kita kotor, jogetan kita jadi kotor," ujar Soimah sebelum goyang oplosan.Setelah memberitahu ada goyang oplosan versi baru, Soimah kembali bernyanyi seperti biasa. Untuk goyangan yang dianggap erotis, dihilangkan. Diganti seperti orang mencangkul. "Ayo macul-ayo macul," teriak Soimah sambil bergoyang ala orang mencangkul.Semua pemain dan penonton di studio pun langsung kompak mengikuti goyang oplosan versi baru ini. Tapi lagu dan musik tetap sama, hanya goyangan yang dianggap erotis itu dihilangkan.Kemarin, berbagai pihak dari KPI, pemerhati anak Kak Seto dan kalangan anggota DPR mengkritik goyang oplosan. Bahkan di situs change.org, sampai muncul petisi hentikan "Program Yuk Keep Smile".

Rekomendasi