Mensos anggap wajar Ani Yudhoyono bisiki Presiden SBY

"Sebagai istri dampingi suami saya kira wajar," kata Mensos.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Mensos anggap wajar Ani Yudhoyono bisiki Presiden SBY
SBY makan sate dan liat air terjun. ©Rumgapres/Abror Rizki

Menteri Sosial, Salim Segaf Al-Jufri, membantah informasi Wikileaks yang menyebut Ibu Negara Ani Yudhoyono turut berperan di pemerintahan. Menurut dia, semua keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal pemerintahan sesuai hasil rapat kabinet.Salim menilai wajar, jika Ani sebagai seorang istri memberi masukan kepada SBY. Namun, soal peran mempengaruhi di kabinet, dia tak merasakan hal itu."Kalau setahu saya tidak ada (peran Ani), peran presiden langsung. Sebagai istri dampingi suami saya kira wajar. Tapi kalau peran pengaruhi saya pikir tidak ada," ujar Salim di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/12).Dia menjelaskan, keputusan Presiden SBY dalam kabinet selalu sesuai dengan hasil rapat di sidang kabinet. Karena itu, dia membantah ada peran besar yang dilakukan Ani Yudhoyono pada setiap kebijakan presiden."Rapat kabinet, menteri-menteri beri masukan, usulan dialog di situ. Pengaruh Ibu Negara kepada bapak tidak ada. Kalau ada buat apa ada pertemuan kabinet kan keputusan di situ," tegas dia.Peran dominan Ani Yudhoyono itu terungkap dalam telegram rahasia yang dipublikasikan media The Australian. Telegram itu muncul ke publik setelah dibocorkan Wikileaks. Dokumen-dokumen milik Wikileaks inilah yang kemudian dikutip media Australia tersebut.

Rekomendasi