Mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Mirwan Amir merampungkan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU pembelian saham Garuda Indonesia. Mirwan yang diperiksa untuk tersangka Nazaruddin mengaku tidak tahu soal proyek-proyek mantan bendahara umum Partai Demokrat itu."Saya diperiksa sebagai saksi untuk Nazar. Ditanya masalah proyek-proyek Nazar, saya jawab saya tidak tahu sama sekali apa yang Nazar kerjakan. Jadi hanya itu," ujar Mirwan di KPK, Jumat (6/11).Mirwan juga mengaku tak tahu soal pembelian saham garuda yang dilakukan Nazaruddin. Penyidik KPK, menurutnya, hanya menanyakan perihal proyek-proyek Nazaruddin."Enggak ada, enggak ada. Hanya proyek Nazar ditanya saya tau gak, saya bilang sama sekali enggak tahu," tegasnya.Sementara itu, I Wayan Koster anggota DPR Komisi X juga telah merampungkan pemeriksaan di KPK. Wayan diperiksa kasus yang sama. Wayan sendiri mengaku ditanya penyidik soal pembahasan APBN. "Ditanya soal pembahasan APBN, pembahasannya sesuai tata tertib DPR," ujarnya.Wayan juga ditanya apakah mengenal Nazaruddin. Dalam kasus ini, Nazaruddin sebagai bos Permai Grup membeli saham Garuda Indonesia yang diduga menggunakan uang dari Wisma Atlet.KPK pernah mengungkapkan bahwa pembelian saham Garuda berasal dari suap proyek Wisma Atlet. Sopir Yulianis, mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Luthfi Ardiansyah mengatakan pernah mengantar duit 2 miliar dan 3 miliar ke Wayan.Namun, berkali-kali Wayan membantah hal itu. Politisi PDIP itu sempat dicegah bepergian ke luar negeri oleh Ditjen Imigrasi Kemenkumham dan telah berakhir masa cegahnya 3 Februari kemarin.5 Anak perusahaan Permai Grup, milik Nazaruddin diketahui membeli saham Garuda Indonesia. Tak tanggung-tanggung perusahaan itu memborong saham Garuda Indonesia senilai total Rp 300,8 miliar pada 2010.
Mirwan Amir mengaku tak tahu proyek-proyek Nazaruddin
Mirwan diperiksa sebagai saksi Nazaruddin dalam kasus dugaan TPPU pembelian saham Garuda Indonesia.
Rekomendasi