Buruh mogok, perusahaan di Pulogadung rugi miliaran rupiah

Mogok buruh mengakibatkan sekitar 300 perusahaan di Kawasan Industri Pulogadung (KIP) berhenti produksi.

Laurel Benny Saron Silalahi
Buruh mogok, perusahaan di Pulogadung rugi miliaran rupiah
demo buruh di Pulogadung. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Mogok nasional yang dilakukan buruh kemarin berdampak pada berhentinya produksi pabrik di Kawasan Industri Pulogadung (KIP). Akibatnya perusahaan-perusahaan yang berada di KIP mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.Kepala Bagian Public Relation PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Ahmad Maulizal mengatakan, mogok nasional buruh setidaknya membuat sekitar 300 perusahaan di kawasan yang dikelola PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) berhenti melakukan kegiatan produksi."Setiap harinya perusahaan membayar Rp 200 hingga 300 juta untuk tagihan utilitas seperti air dan listrik. Sedangkan, jumlah perusahaan di KIP mencapai 400 perusahaan, kalau dikalikan, berarti mencapai miliaran," katanya saat dihubungi, Jumat (1/11)Sementara itu, berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima PT JIEP, mogok buruh digelar dari 28 Oktober hingga 2 November 2013 mendatang. Dengan demikian kerugian, tersebut akan terus bertambah banyak."Saya tidak bisa merinci totalnya berapa, berdasarkan tagihan harian utilitas yang harus dibayar perusahaan kepada PT JIEP. Silakan hitung sendiri," katanya.Maulizal mengatakan, hari ini sebagian perusahaan sudah berhenti produksi sejak pagi tadi. Sementara sebagian lainnya tetap berproduksi sebelum diminta kaum buruh berhenti."Melihat kejadian itu kemarin, beberapa perusahaan lebih memilih meliburkan karyawannya," tandasnya.

Rekomendasi