Wasekjen Partai Demokrat Andi Nurpati mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta. Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu ingin menjenguk Andi Alfian Mallarangeng yang ditahan di Rumah Tahanan KPK.Andi Nurpati mengaku kedatangannya atas inisiatif sendiri, bukan karena diutus siapapun. Dia datang sebagai teman untuk memberi dukungan moril kepada Andi. "Ya tidak diutus oleh partai, ini kesadaran dan keinginan saya sendiri untuk hadir hari ini untuk membesuk beliau sebagai silaturahmi yang harus terus terjalin komunikasi yang harus terjalin di mana di saat-saat beliau seperti Andi Mallarangeng menghadapi suatu musibah atau cobaan kita sebagai teman, sebagai kerabat tentunya punya keinginan untuk memberikan dukungan moril kepada beliau untuk tetap tegar, sabar untuk menghadapi cobaan yang dihadapi saat ini," ujarnya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/10).Andi Nurpati bahkan mengaku tidak izin pada SBY selaku pimpinan Partai Demokrat untuk menjenguk Andi di Rutan KPK. "Saya tidak memberikan laporan apa-apa kepada pimpinan partai dalam konteks ini saya datang sebagai teman," ujarnya.Padahal, Andi merupakan loyalis Anas, yang bersebrangan dengan kubu Andi. Saat Kongres Demokrat di Bandung 2010, Andi Nurpati mendukung Anas sebagai Ketua Umum. Jika Anas ditahan, Andi Nurpati pun berjanji akan menjenguknya."Kita lihat nanti saja ya, Pak Andi Mallarangeng dan Mas Anas juga bagian dari pimpinan Partai Demokrat yang pernah berkuasa di Demokrat. Sebagai teman tentu saya menghormati dan punya hak untuk memberikan support kepada beliau-beliau," ujarnya.Selain Andi, Ulil Abshar Abdalla juga tampak menjenguk Andi di Rutan KPK. Ulil pernah menjabat sebagai Ketua Divisi Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengurus Pusat Partai Demokrat sewaktu masa jabatan Ketua Umum Anas Urbaningrum .
Andi Nurpati janji jenguk Anas jika ditahan KPK
Andi Nurpati datang ke KPK untuk menjenguk Andi Mallarangeng.
Rekomendasi