Ketua KY: Hakim Indonesia sudah bobrok secara moral dan etika

Eman nampak geleng-geleng kepala saat menyaksikan sidang perkara suap hakim Setyabudi Tejocahyono.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Ketua KY: Hakim Indonesia sudah bobrok secara moral dan etika
Ketua KY Eman Suparman. ©2013 Merdeka.com

Ketua Komisi Yudisial (KY) Eman Suparman memantau langsung sidang perkara suap hakim Setyabudi Tejocahyono di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung. Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, terungkap fakta banyak hakim yang melawan hukum.Terdakwa hakim Setyabudi, Kamis (10/10) menjadi saksi untuk Toto Hutagalung, Herry Nurhayat, dan Asep Triana.Mantan Wakil Ketua PN itu juga mengungkapkan, beberapa hakim di PN Bandung seperti Ketua PN Singgih Budi Prakoso, bahkan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat Sareh Wiyono turut kecipratan duit suap penanganan perkara Bansos Kota Bandung."Ternyata hakim kurang ajar itu banyak juga yah," terang Eman di PN Bandung, Kamis (10/10)Menurut dia, KY akan segera melakukan investigasi dan memanggil hakim-hakim yang disebut terlibat di dalam persidangan. "Ini temuan berharga untuk KY. Kita akan masuk ke situ untuk investigasi," ucapnya.Bukan tidak mungkin, kata dia, hakim dalam penanganan perkara bansos seperti Ramlan Comel dan Djodjo Djauhari, sampai tingkat banding yang menyeret nama hakim Wiwik Widijastuti Sutowo, Pasti Serefina Sinaga dan Fontian Munzil akan kembali dipanggil."Karena terdakwa sudah menyebutkan keterlibatan terdakwa. Enggak bener ini kalau dibiarkan," tegasnya.Kasus suap hakim tersebut, dia menilai bahwa hakim di Indonesia itu sudah bobrok secara moral dan etika. "Etika dan moral sudah rusak, sudah tidak etis lagi. Apalagi ada penekanan ke bawahan itu kan sudah menghancurkan moral," tegasnya.

Rekomendasi