Usai melihat pemberitaan penggerebekan kantor PT Benteng Jaya Mandiri (BJM), lokasi penyekapan dan penyiksaan Ahmad Zamani (32) dan Arifin (49), tersangka sekaligus direktur utama PT BJM, Zein Kuanda langsung melarikan diri. Sebelum melarikan diri, Zein diketahui sempat terlibat keributan dengan istrinya."Saat tersangka Zein ini mau kabur dan membereskan barang-barang dari apartemennya di Kemayoran, dia sempat ribut dengan istrinya," kata Kapolsek Metro Taman Sari Kompol Adi Vivid di Mapolsektro, Kamis (19/9).Tersangka, lanjut Adi, langsung merencanakan aksi pelariannya bersama tersangka lain, Haryanto, yang menduduki jabatan direktur PT BJM. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan saat polisi menggerebek keduanya di sebuah hotel di Matraman siang tadi."Kedua tersangka ini kita tangkap di sebuah hotel di daerah Matraman yang lokasinya dekat Polsek Matraman. Kedua tersangka sudah check in di hotel tersebut sejak kemarin siang. Keduanya kabur setelah dengar pemberitaan," ujar Adi.
Sebelum kabur, otak penyekapan Taman Sari ribut dengan istri
Kedua tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat polisi menggerebek keduanya di sebuah hotel di Matraman siang tadi.
Rekomendasi